Suara.com - Cukup kesal karena terdapat suara berisik yang dianggap sebagai burung merpati yang mengganggu di dekat jendela, seorang pria asal Belanda ini tak menyangka bahwa dirinya menjumpai burung hantu terbesar di Eropa.
Sangat unik, perkebunan mini di sebuah apartemen lantai tiga milik seorang pria bernama Jos Baart justru disinggahi oleh burung hantu terbesar di Eropa.
Hewan tersebut bahkan membuat sarang tepat di samping jendela sehingga Jos Baart bisa menjumpainya setiap hari.
Sebuah suara keributan yang mengganggu telinga Jos Baart ternyata merupakan suara dari induk burung hantu terbesar di Eropa, seekor eagle-owl (Bubo bubo) Eurasia.
Cuplikan menggemaskan dari beberapa ekor anak burung hantu terbesar di Eropa ini bisa kita lihat dari video milik Vroege Vogels, sebuah media khusus pengetahuan alam dan aktivis lingkungan.
Semak-semak di dekat jendela justru dijadikan sarang dan seekor induk eagle-owl tampak mengawasinya dari kejauhan.
"Kami hampir tidak bisa mempercayainya ketika mendapat pesan dari Jos Baart yang memberi tahu kami bahwa burung hantu terbesar di Eropa, burung hantu elang Eurasia, telah membuat sarang pada sebuah perkebunan di depan jendelanya. Tidak hanya itu, dia juga telah menetaskan tiga anak berukuran raksasa!" kata akun @ViregeVogels pada video viral di Twitter.
Dikutip dari Wikipedia, bersumber dari buku berjudul "Owls of the World: A Photographic Guide", eagle-owl (Bubo bubo) kadang-kadang disebut sebagai salah satu burung hantu terbesar di dunia.
Karena ukurannya, mereka mengokohkan diri sebagai burung hantu terbesar di Eropa.
Baca Juga: Penampakan Burung Hantu Menggemaskan, Dievakuasi karena Tak Bisa Terbang
Burung hantu-elang Eurasia adalah burung yang sangat besar dengan ukuran lebih kecil dari burung elang emas (Aquila chrysaetos), tetapi lebih besar dari burung hantu salju (Bubo scandiacus).
Dilansir dari IFLScience, burung ini dapat hidup hingga 20 tahun dengan lebar sayap lebih dari 1,5 meter.
Eagle-owl (Bubo bubo) biasanya memiliki lebar sayap 121-188 sentimeter.
Bahkan spesimen terbesar yang pernah ditemukan ilmuwan kemungkinan mencapai rentang sayap 200 sentimeter.
Jos Baart sangat bahagia karena burung hantu tersebut tidak takut pada manusia sehingga ia bisa memandangi mereka setiap hari.
"Pertama kali aku berpikir, aku kira itu merpati yang ribut di antara semak-semak. Sekarang, kita bisa melihat betapa santainya mereka. Hewan-hewan ini tidak takut sama sekali, Bagi saya, ini seperti menonton film 24-7," kata Baart pada media Belanda, Vroege Vogels.
Tak hanya Baart, sepertinya kita juga ikut senang setelah melihat burung hantu terbesar di Eropa itu sukses bersarang di apartemen seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim