Suara.com - Sarang elang botak (Haliaeetus leucocephalus) pertama telah ditemukan di Cape Cod, Massachusetts sejak 1905 ketika para ahli satwa liar mengumumkan populasi spesies elang botak yang terancam punah.
Menurut Divisi perikanan dan Margasatwa (MassWildlife) Massachusetts, sebanyak lebih dari 70 sarang yang terdikumentasi telah ditemukan di seluruh negara bagian, di mana sembilan sarang di antaranya belum pernah dilaporkan.
Di antara yang paling terkenal adalah sarang Barnstable pertama di Cape Cod dalam 115 tahun. Sebelumnya, sarang terakhir dengan telur ditemukan di Kota Sandwich pada 1905.
"Ketika populasi elang terus tumbuh, tantangan baru muncul ketika pasangan mencoba membangun wilayah baru. Elang ini memiliki pesaing teritorial seperti osprey dan elang lain yang bertarung untuk membuat sarang dan habitat lain yang saling menguntungkan," tulis MassWildlife dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (1/6/2002).
Status elang botak kini diturunkan dari "spesies yang terancam" menjadi "salah satu perhatian khusus" dalam daftar Undang-Undang Spesies Terancam Punah Massachusetts pada 2012 dan dihapus dari daftar Spesies Terancam Punah Federal pada 2007.
Spesies ini menghadapi kepunahan pada pergantian abad setelah dibunuh oleh para pemburu ilegal dan menghadapi pemusnahan lebih lanjut karena hilangnya habitat dan keracunan dari penggunaan pestisida DDT secara luas pada tahun 1950-an dan 60-an.
Umumnya, setelah elang yang telah berpasangan memilih lokasi bersarang dengan jangkauan yang tinggi, pasangan akan membangun sarang berukuran 3,7 meter kali 2,5 meter menggunakan tongkat atau ranting. Pasangan elang ini akan kembali setiap tahun untuk bertelur sebanyak satu hingga tiga telur di musim semi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21