Suara.com - Asus Indonesia menyatakan trend permintaan komputer jinjing atau laptop, mulai pulih setelah sempat turun selama pandemi Covid-19 yang dipicu oleh virus corona Sars-Cov-2.
"Sekarang trend mulai kembali pulih lagi," kata Kepala Humas dan Pemasaran ASUS Indonesia, Muhammad Firman, dalam jumpa pers virtual peluncuran ExpertBook B9450, Selasa.
Firman mengatakan pandemi Covid-19 sempat membuat permintaan terhadap laptop Asus turun, meski mereka tidak menyebutkan besaran penurunan. Permintaan laptop sedikit membaik ketika kebijakan bekerja dari rumah berlaku.
Salah satu alasannya adalah pengguna perlu berganti laptop ketika mulai bekerja dari rumah.
Pandemi juga membuat pola belanja konsumen berubah, termasuk ketika membeli laptop. Asus Indonesia mengaku konsumen lebih banyak membeli laptop secara daring, lewat e-commerce, dibandingkan datang langsung ke gerai.
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat berbagai toko tutup untuk sementara demi mengatasi penyebaran Covid-19.
Salah satu strategi Asus dalam wabah ini adalah melalui program purna jual perbaikan di tempat, atau on site service, petugas akan datang ke rumah. Layanan ini berlaku untuk laptop segmen bisnis. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan
-
Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia, Laptop AI Premium Super Ringan dengan Intel Core Ultra
-
ASUS ExpertBook Ultra: The Flagship of the Industry. Period.
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
6 Rekomendasi HP Flagship Killer Paling Worth It 2026: Ngebut Tanpa Mahal
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 19 Mei 2026: Ada Trik Dapat 100 Diamond Gratis dan Undersea Bundle
-
Terpopuler: 5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Pemilk The Economist yang Kritik Prabowo
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta