Suara.com - Sebelum belanja online, pembeli wajib membaca keterangan produk dengan teliti agar tidak ada kesalahan dari pihak pembeli sendiri dan menyesal.
Meski begitu, tidak jarang pembeli online di Indonesia yang tidak membaca keterangan produk dan langsung membeli suatu barang karena tergiur dengan harganya yang jauh lebih murah dari aslinya. Seperti pembeli belanja online yang menulis ulasan berupa komplain di kolom ulasan pada toko online di salah satu e-commerce.
Dibagikan oleh akun Twitter @ariemohr pada 10 Juni, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar berupa penampakan produk yang dijual toko online tersebut beserta beberapa ulasan yang ditulis pembeli.
Penjual menulis judul produk "iPhone X Dummy untuk pajangan" dengan foto produk yang terlihat seperti bagian depan dan belakang iPhone. Toko online tersebut diketahui berlokasi di luar negeri dan menjual iPhone X untuk pajangan tersebut seharga Rp 126.540.
Tergiur dengan harganya yang hanya ratusan ribu, beberapa pembeli rupanya menyangka itu adalah iPhone sungguhan dan tidak membaca dengan detail pada keterangan produk yang jelas menuliskan untuk pajangan.
Alhasil, banyak yang memberikan komplain dan bintang satu kepada penjual tersebut. Salah satu komplain pembeli berbunyi, "Selama saya pesan di Shop** baru kali ini saya kasih bintang satu. Kirain HP beneran kok nggak bisa dihidupkan. Maaf yah kalau barangnya nggak bisa dihidupkan nggak usah dijual kan kasian yang beli kena prank. Bagus-bagus HPnya tapi nggak bisa nyala dan satu lagi nggak ada pengecas yang cocok."
Pembeli lainnya pun menulis ulasan serupa seperti, "Dikira aku HP beneran eh ternyata HP bohongan. Kalau kayak gini mah nggak akan beli aku juga bingung loh kok HP nggak pake kardusnya sih hah dasar."
Unggahan ini pun menarik perhatian warganet karena dinilai kesalahan terletak pada pembeli yang tidak teliti dalam membaca keterangan produk.
"Populerkan gerakan gemar membaca," tulis pemilik akun @ariemohr dalam kolom keterangan.
Baca Juga: Lagi, Studi Terbaru Sebut Perokok Berisiko Lebih Kecil Terkena Covid-19
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 25.900 kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Budayakan berpikir sebelum beli atuhlah mana ada HP iPhone harga 100 ribu, menangis aku tuh," tulis akun @owsittt.
"Sebobrok inikah tingkat literasinya?" komentar @megonogini.
"Itu kan ada keterangan dummy buat pajangan... hadeh," tambah @Aryadi80504407.
"Saya kalau belanja online liat gambar.. Lihat harga, lihat deskripsi, lihat review.. Terus ngechat owner, terus masuk ke dalam keranjang, terus nggak saya check out check out sampe tokonya tutup," ungkap @alfiliaazani.
"Mereka golongan maki-maki dulu baru baca," cuit @Zeecsy_.
Berita Terkait
-
Berniat Bikin Dimsum, Penampakannya Malah Mirip Nasi Bungkus
-
Gratis, Cara Penuhi Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi Ini Jadi Sorotan
-
Warganet Ini Pesan Ojol untuk Hal Tak Terduga
-
Waduh, Update iOS Bikin Mode Gelap iPhone 11 Bermasalah?
-
Cuma Rp 5.000, Pedagang Minuman Ini Jualan Dalgona dengan Gerobak Keliling
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan