Suara.com - Hanya sehari setelah merilis pembaruan besar untuk Counter Strike: Global Offensive (CS:GO), Valve kembali menambahkan fitur untuk menyaring komentar dan chat kasar atau yang lebih populer disebut toxic.
Fitur bernama 'Text Filtering' ini hadir untuk memblokir kata-kata tidak sopan yang digunakan dalam obrolan teks dan telah diaktifkan secara otomatis untuk semua pengguna.
Perubahan kecil ini diharapkan mampu mengurangi tingkat toksisitas dalam game yang dilakukan pengguna melalui pesan teks yang ada di menu chat.
Meskipun ini merupakan langkah yang baik oleh untuk membatasi komentar negatif dan menyediakan lingkungan yang lebih baik bagi para gamer untuk menikmati permainan tanpa menggunakan bahasa yang kotor atau tidak enak, sebuah pertanyaan besar muncul sehubungan dengan efisiensinya.
Pasalnya, dilansir laman Afkgaming, Minggu (14/6/2020), sebagian besar pemain CS:GO lebih banyak menggunakan fungsi obrolan suara untuk berkomunikasi dengan pemain lainnya di dalam game ketimbang memakai fitur chat.
Jadi, meskipun Text Filtering bisa membatasi para pemain untuk berkomentar buruk melalui teks, hal ini bisa dilakukan dengan cara lainnya, yaitu dengan mikrofon mereka.
Selain untuk CS:GO, Valve juga membawa fitur serupa ke dalam game buatan mereka yang lainnya, yaitu Dota 2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga