Suara.com - Ada banyak alasan mengapa pengguna harus melakukan aktivasi Windows 10 di perangkat karena beberapa laptop dan komputer datang dengan sistem operasi Windows 10 (OS) yang belum diaktifkan. Ada dua cara aktivasi Windows 10 dengan mudah.
Jika sebelumnya diaktifkan dengan kunci produk (product key), pengguna perlu kunci itu untuk mengaktifkannya lagi. Tapi jika pengguna telah menautkan lisensi Windows 10 ke akun Microsoft, pengguna dapat dengan mudah mengaktifkan Windows 10 di perangkat yang sama.
Dilansir dari Tech Radar, Rabu (17/6/2020), berikut dua cara aktivasi Windows 10:
1. Cara aktivasi Windows 10 dengan kunci produk (product key)
Langkah pertama, masukkan kunci produk pengguna selama instalasi Windows 10. Ini biasanya disertakan dengan kotak atau dokumentasi yang disediakan dengan pembelian digital.
Jika pengguna proaktif, pengguna dapat dengan mudah mengaktifkan Windows 10 saat menginstalnya. Selama proses instalasi, pengguna akan diminta untuk memasukkan kunci produk sebanyak 25 karakter.
Tetapi, jika pengguna tidak memiliki kunci produk yang siap selama instalasi, pengguna masih dapat melanjutan dan mengaktifkannya nanti.
Setelah Windows 10 diinstal, pengguna dapat mengaktifkannya dengan kunci pengguna menggunakan langkah-langkah selanjutnya.
Langkah kedua, tekan tombol Windows > buka ettings > Update & Security > Activation (atau ketik activation di bilah pencarian).
Baca Juga: 6 Langkah Menjaga Keamanan Data di Windows 10 PC
Langkah ketiga, temukan dan tekan Change product key (Ubah kunci produk). Langkah keempat, ketikkan kunci produk pengguna ke dalam kotak pop-up, tekan Next, lalu tekan Activate. Untuk mengaktifkannya, pengguna harus terhubung secara online.
Jika pengguna tidak memiliki kunci produk, pengguna dapat mengakses halaman Aktivasi langsung ke Windows Store untuk membeli kunci produk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim