Suara.com - Seorang warganet pengguna Facebook yang tak dikenal identitasnya, mengunggah curhatan tentang diagnosa ayahnya yang belum lama keluar dari rumah sakit.
Warganet tersebut menyebut bahwa ayahnya didiagnosa terkena Covid atau kode nama untuk virus Corona (Covid-19), yang tengah menjadi pandemi global saat ini. Warganet tersebut tampak tidak terima dengan diagnosa yang diberikan oleh rumah sakit karena menurutnya, ayahnya tidak terinfeksi virus.
Unggahan miliknya yang dibagikan kembali oleh akun Twitter @novemberdad pada 11 Juni berupa gambar tangkapan layar itu pun menarik perhatian.
Warganet tersebut menulis, "Kebusukan RS. Bokap gue sakitnya apa diagnosanya Covid. Intinya yang meninggal di RS langsung divonis Covid. Angka kematian Covid yang meningkat mungkin bukan karena Covid melainkan data asal dari RS."
Bersamaan dengan unggahannya tersebut, ia juga membagikan foto resume medis IGD milik ayahnya. Dalam resume tersebut terlihat tanggal masuk pada 17 Mei dan tanggal keluar IGD pada 18 Mei. Pada bagian bawah resume pun terlihat diagnosa utama yang tertulis CVD.
Unggahan tersebut justru mendapat kritikan dari pengguna Twitter karena salah mengira CVD sebagai Covid. Menurut warganet, CVD adalah cerebrovascular disease atau bahasa lainnya dikenal sebagai stroke dikarenakan tertulis pada ringkasan disebut bahwa pasien mengalami penurunan kemampuan komunikasi.
"CVD itu bukan COVID ya teman-teman," tulis pemilik akun @novemberdad dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 911 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Cerebrovascular disease ini. Sebelah bagian lemas, ada penurunan kesadaran sama gangguan komunikasi," ungkap @BlueRiim.
Baca Juga: Bilang Akan Diperjuangkan, Curhatan Warganet Ini Bikin Sedih
"Bapak lo stroke woy alias struk alias apalagi dah. Allahu Akbar," komentar @jamurkripsi.
"CVD itu stroke woii sebel," tambah @dina_monicaa.
"Wkwkwk emang pihak RS nggak ngejelasin apa..." tulis @crescentmess.
"Yok bisa yok mas, belajar lebih pinter lagi biar kalau mau ngebusukin RS nggak malu-maluin diri sendiri," cuit @fermenkofiko.
Berita Terkait
-
Viral Curhat Warganet Ikut Reuni Cuma Jadi Ajang Pamer, 'Beda Kasta, Malu'
-
Beredar Penampakan Jaket Ojol 2 Desain, Warganet: Nggak Kepikiran
-
Tolak Rapid Test tapi Terima Sembako, Spanduk Unik Ini Jadi Sorotan
-
Berniat Bikin Dimsum, Penampakannya Malah Mirip Nasi Bungkus
-
Gratis, Cara Penuhi Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta
-
Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel
-
Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan