Suara.com - Untuk menambah keseruan bermain game Free Fire, Garena menghadirkan mode game terbaru bernama Rampage 2.0.
Mode Rampage sebenarnya sudah pernah ada di Free Fire, namun kini telah mendapatkan beberapa sentuhan baru. Pada mode ini, sambil berusaha bertahan dari serangan musuh, pemain ditantang untuk mengumpulkan 3 poin (A,B,C) dan skor.
Ketiga poin ini tersebar di seluruh map yang ada di dalam permainan. Selama permainan, beberapa kostum bertemakan Rampage akan hadir di beberapa lokasi.
Pemain yang menggunakan kostum ini akan menerima kemampuan tambahan berupa damage dan HP (Health Points) yang tinggi, serta peningkatan kecepatan.
Bersamaan dengan kehadiran mode Rampage 2.0, Garena juga mengajak para pemain Free Fire untuk mengikuti event spesial pada 25 Juni hingga 12 Juli 2020.
Bagi pemain yang menyelesaikan misi di periode tersebut, mereka berhak mendapatkan hadiah spesial berupa M1014 Apocalyptic Weapon Skin, Famine Felon Bundle, dan M1014 Cataclysm Gun Skin.
Selain itu, pemain juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah ingame lainnya mulai dari Final Catastrophe Loot Box, Backpack, hingga 99 Weapon Royale Vouchers.
Berita Terkait
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 29 Agustus 2026: Klaim Skin Langka dan Diamond Gratis
-
17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
-
20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar