Suara.com - Gorila Cross River atau yang memiliki nama ilmiah Gorilla gorilla diehli hanya tersisa sebanyak 300 di dunia. Kondisi ini menjadikan gorila itu sebagai subspesies yang paling terancam keberadaannya.
Diburu hingga hampir punah, gorila ini berkeliaran di lereng gunung terjal dan paling tidak dapat diakses di perbatasan antara Nigeria dan Kamerun.
Biasanya, para konservasionis secara tidak secara langsung mendeteksi keberadaan gorila dari jejak makanan, kotoran, dan sarang, tetapi baru-baru ini perangkap kamera di Pegunungan Mbe, Nigeria, telah merekam sekelompok gorila Cross River yang belum pernah terlihat sebelumnya. Menariknya, kelompok itu berisi beberapa bayi gorila dari berbagai usia.
"Sangat menarik melihat begitu banyak gorila Cross River muda, sebuah indikasi yang menggembirakan bahwa gorila ini sekarang terlindungi dengan baik dan berhasil berkembang biak, setelah beberapa dekade diburu sebelumnya. Sementara para pemburu di wilayah itu mungkin tidak lagi menargetkan gorila, ancaman pemburuan tetap ada dan kita perlu meningkatkan efektivitas upaya perlindungan," ucap Inaoyom Imong, direktur dari Wildlife Conservation Society, Landscape Cross River Landscape Nigeria, seperti dikutip dari IFL Science pada Jumat (10/7/2020).
Sejak tahun 2005, Wildlife Conservation Society (WCS) dan Asosiasi Konservasi Pegunungan Mbe telah mengelola situs tempat gorila baru-baru ini terlihat sebagai suaka margasatwa komunitas. Selain mempekerjakan "penjaga lingkungan" setempat untuk berpatroli di cagar alam dan melindungi gorila, WCS juga membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi di dalam masyarakat yang tinggal di dekat habitat gorila.
Penampakan gorila Cross River langka ini telah menjadi sinyal "selamat datang" untuk semua upaya kolaboratif yang coba para penjaga lestarikan.
"Saya sangat senang melihat gambar-gambar gorila Cross River dengan banyak bayi di hutan kami. Ini menunjukkan bahwa upaya konservasi kami dalam kemitraan dengan WCS membuahkan hasil. Saya berharap kita dapat melanjutkan upaya ini sehingga kita bisa meneruskan warisan ke generasi mendatang," kata Otu Gabriel Ocha, kepala desa di Kanyangi lewat sebuah pernyataan.
Selama dekade terakhir, gorila Cross River jarang terlihat. Namun, gorila ini sempat terlihat pada 2017 di luar kawasan lindung Suaka Margasatwa Gunung Afi. Saat itu, ada seekor gorila jantan yang diyakini tengah mencari pasangan dari kelompok gorila lain.
Baca Juga: Bunuh Gorila Gunung, Empat Pria Ini Langsung Ditangkap
Tag
Berita Terkait
-
Mengapa Satwa Endemik Indonesia Tak Bernasib seperti Panda China?
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Ubah Total Desain Kamera, Tak Lagi Bawa 4 Lensa
-
Vivo X500 Resmi Meluncur September, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps
-
Mencekam, 60 Jemaah Masjid Diculik Saat Salat, Dibawa Masuk ke Hutan
-
Sony FX5 Ubah Kamera Sinema Jadi Lebih Ringkas, Bawa Open Gate dan RAW Internal
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi