Suara.com - Para ahli menduga alien tinggal di terowongan bawah tanah di planet Mars yang dibentuk oleh lava miliaran tahun lalu. Mereka bisa bersembunyi di dalamnya untuk melarikan diri dari permukaan planet yang tidak ramah.
Ada lebih dari 1.000 gua di planet ini dan para peneliti meminta NASA untuk mengirim robot untuk menjelajahinya.
Mars berjarak sekitar 33 juta mil jauhnya dan radiasi kosmik membuat permukaannya tidak ramah, itulah sebabnya alien mungkin telah menggali ke bawah tanah.
Dalam sebuah acara konferensi antarplanet ketiga di Texas, Amerika Serikat pada Februari lalu, sebuah tim akademisi bintang menetapkan konsep misi mereka.
"Jika ada kehidupan di sana, mungkin akan lebih baik dipertahankan di bawah permukaan," kata salah seorang ilmuwan AS, Charity Phillips-Lander dilansir dari The Sun, Senin (20/7/2020).
Mereka ingin NASA menjelajahi apakah ada tanda-tanda kehidupan masa lalu atau masa kini di dalam tabung lava. Mereka menyarankan untuk mengirim robot panjat tebing, robot roda dua atau pesawat tak berawak untuk menjelajahi gua-gua.
Diharapkan suatu hari manusia akan dapat menjajah gua lava di Mars dan Bulan. Ia juga berharap manusia suatu hari akan dapat menjajah tabung lava di Mars dan bulan.
"Di Mars dan tempat-tempat lain, tabung lava memiliki potensi untuk membuat perbedaan antara hidup dan mati," ujar Pascal Leem, seorang peneliti planet di Pusat Penelitian NASA Ames di California.
Baca Juga: Mirip Kolam Marshmallow, Begini Penampakan Kawah di Planet Mars
Berita Terkait
-
UEA akan Jadi Negara Arab Pertama yang Luncurkan Misi ke Planet Mars
-
Uni Emirat Arab Akan Luncurkan Misi Mars Pertama Minggu Depan
-
Lindungi Bulan dan Mars dari Kontaminasi Bumi, NASA Rilis Aturan Ini
-
Pemandangan Pulau Sokotro Mirip Luar Angkasa, Disebut Jadi Pulau Alien
-
Ditinggal Lama Akibat Lockdown, Rumah Ditumbuhi 'Alien' Bertentakel
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan