Ilustrasi membuat vlog dengan HP. (Shutterstock)
Suara.com - Di era serba digital seperti sekarang ini, mendokumentasikan keseharian dalam video atau vlog, telah menjadi bagian dari gaya hidup. Bagi para pembuat konten profesional, mereka telah dipersenjatai kamera canggih itu membuat vlog.
Tapi bagi Anda yang baru akan memulainya, membuat vlog hanya dengan bermodalkan HP pun bisa. Ingin tahu caranya? Perhatikan tips membuat vlog dengn HP berikut ini:
- Durasi
Karena seorang pemula yang tak banyak memiliki pengikut, sebaiknya durasi konten vlog yang dibuat tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Sebaiknya, durasi vlog yang dibuat berkisar antara 10-30 menit saja. Jika durasi vlog terlalu panjang, umumnya viewers akan merasa bosan. - Thumbnail menarik
Ibarat buku, thumbnail adalah sampul yang dilihat viewers sebelum menonton video. Baik di YouTube maupun Instagram, keberadaan Thumbnail menentukan respon viewers untuk melanjutkan atau meninggalkan konten yang telah Anda buat.
Sekadar saran, sebaiknya thumbnail dipilih berdasarkan adegan menarik yang diambil dari video yang Anda rekam. Selanjutnya, kombinasikan thumbnail dengan judul yang menarik. - Pilih HP dengan kamera ciamik
Karena merekam menggunakan HP, tentu saja kamera ponsel yang menjadi senjata utama Anda ketika membuat vlog. Pastikan Anda menggunakan ponsel yang punya kemampuan kamera yang yang bukan ecek-ecek. - Horizontal
Sebenarnya ini saran yang bisa Anda ikuti bisa juga tidak. Kebanyakan orang merekam video dengan posisi horizontal dan sangat jarang orang ngevlog vertikal di Youtube. Maka dari itu, vlog dengan kamera vertikal bisa menjadi peluang agar Anda terlihat anti-mainstream. - Aplikasi edit video
Ibarat model, aplikasi edit video adalah make up yang bisa mempercantik hasil akhir vlog. Saat ini, sudah tersedia banyak aplikasi video editor di Google Play maupun Apps Store, tinggal pilih mana yang sesuai dengan selera Anda.
Demikianlan cara membuat vlog dengan HP. Selamat mencoba!
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur
-
5 Action Cam DJI Paling Worth It buat Kreator Pemula di 2026
-
Pesona Baekhyun EXO Ketika Mengenakan Kembali Seragam SMA nya: Masih Cocok
-
Klarifikasi Uya Kuya soal Konten di Lokasi Kebakaran LA: Bukan Vlog Pribadi!
-
Ikut Pembekalan Bareng Menteri Kabinet Merah Putih, Publik Minta Raffi Ahmad Bikin Vlog: Lu Kira RANS The World?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik