Suara.com - Hal yang membuat Bluetooth Earphone masih terlihat meragukan, untuk digunakan para pecinta musik biasanya adalah kualitas suara yang dihasilkan masih terdengar kurang sempurna, baik dari segi clarity mapun kualitas bass yang disajikan.
Sementara bagi kalangan pecinta game mobile, masalah utama bagi mereka adalah latensi yang dihasilkan terbilang cukup tinggi sehingga mempengaruhi performa mereka saat bermain game.
Di sisi lain, Vyatta menawarkan solusi untuk mengatasi kedua masalah itu melalui Airboom Nitro dan Airboom Doom. Keduanya merupakan bluetooth earphone yang sudah dilengkapi teknologi True Wireless Stereo (TWS).
Dalam keterangan tertulisnya pada Senin (8/9/2020) Vyatta Airboom Nitro didesain untuk memenuhi kebutuhan para gamers. Hal ini bisa dilihat dari fitur yang diusung earphone tersebut, mulai dari dual microphone untuk melancarkan komunikasi dengan tim, hingga tingkat latensi yang hanya 65 ms saja.
Berbeda dari Airboom series versi sebelumnya, Airboom Nitro dilengkapi kemampuan auto pairing dari powercasenya yang akan mempermudah gamers untuk melakukan sinkronisasi ponsel dengan earphone.
Secara teknis, Airboom Nitro sudah mendukung Advanced Audio Coding (AAC) yang menjadi standar format berkas audio terkompresi pada bitrate di bawah 100 kbit/s. Untuk daya tahan, Airboom Nitro sanggup terjaga hingga 37 jam. Bahkan dalam 5 menit pengecasan, earphone TWS ini bisa digunakan hinggal 1 jam 15 menit.
Di sisi lain, Airboom Dom yang ditujukan bagi pecinta musik dilengkapi Qualcomm APTX audio Technology Hi-res Wireless Audio untuk memperjelas komposisi suara dari musik yang sedang didengarkan.
Sedangkan teknologi Qualcomm cVc audio bisa menurunkan suara 'noise' di sekitar hingga 30db dan akan fokus ke suara vokal. Selain itu, Airboom dom juga dilengkapi dengan 14 in 1 function yang memudahkan pengguna untuk beraktivitas.
Soal ketersediaan, Airboom Nitro sudah bisa didapatkan melalui Shopee seharga Rp 439.000. Sedangkan harga Airboom Dom dibanderol Rp 639.000 dan dipasarkan melalui Tokopedia.
Baca Juga: Pasang Earphone di Hidung Hilangkan Suara 'Ngorok', Publik: Upilnya Joget
Berita Terkait
-
Sukses Bikin Netizen Salfok, Earphone Katana Ini Punya Bentuk Unik
-
Agar Tak Merusak Pendengaran, Berapa Durasi Aman Menggunakan Earphone?
-
Kebiasaan Pakai Earphone saat Begadang, Wanita Ini Mendadak Tuli Sebelah
-
Vyatta Luncurkan TWS Airboom Phantom untuk Gaming
-
Wireless Earphone, Kebutuhan yang Menyempurnakan Lifestyle Anda
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda