Suara.com - Baru-baru ini, ditemukan celah keamanan baru yang menyebakan pengguna WhatsApp tidak bisa melihat atau mengakses riwayat obrolan alias chat.
Sebagaimana dikutip dari Mirror, Selasa (8/9/2020), masalah ini juga bisa menyebabkan aplikasi WhatsApp 'crash' dan tidak bisa diakses tanpa batas waktu. Untuk sementara, satu-satunya solusi yang muncul adalah menghapus dan menginstal ulang aplikasi.
Celah keamanan ini pertama kali diungkap oleh laman WABetaInfo, setelah menerima laporan dari para pengguna WhatsApp. Menurut mereka, WhatsApp masih memiliki kekurangan dalam membaca data atau pesan.
"Kontak mungkin mengirim pesan yang berisi banyak karakter aneh. Jika Anda membacanya seluruhnya, itu tidak masuk akal, tetapi WhatsApp mungkin menafsirkan pesan tersebut dengan cara yang salah," tulis WA Beta Info.
“Kadang-kadang WhatsApp juga tidak dapat merender pesan secara total, karena strukturnya sangat aneh: kombinasi dari karakter-karakter ini menciptakan situasi di mana WhatsApp tidak dapat memproses pesan, sehingga menentukan kerusakan tak terbatas."
Sementara itu, pengguna WhatsApp lainnya mengeluhkan bahwa aplikasi tersebut akan rusak permanen jika tidak dihapus dan menginstal ulang.
“Kerusakan tak terbatas berarti, saat Anda membuka WhatsApp, itu tiba-tiba menjadi macet. Jika Anda mencoba membuka aplikasi lagi, itu masih tetap macet.”
Menurut WABetaInfo, keluhan kerusakan WhatsApp terbesar datang dari para pengguna aplikasi dari wilayah Brasil.
Baca Juga: Anda Belum Mencoba? Deretan Fitur WhatsApp Ini Diluncurkan 2020
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan