Temuan ini menyarankan penargetan myostatin dan aktivin A bisa menjadi strategi terapi yang efektif, untuk mengurangi kehilangan otot dan tulang, yang terjadi pada astronot selama penerbangan luar angkasa yang diperpanjang, serta pada orang-orang di Bumi yang menderita atrofi.
Meski begitu, para ilmuwan menyadari bahwa masih banyak hal yang harus dipelajari, mengingat objek percobaan menggunakan tikus.
"Meskipun tikus memiliki fisiologi yang sangat mirip dengan manusia, terkadang apa yang kita pelajari dari tikus tidak diterjemahkan secara tepat ke manusia. Masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk mengembangkan pengobatan bagi manusia, tetapi kami percaya bahwa jenis strategi ini memiliki harapan yang besar," tutup Lee.
Lee dan timnya telah merinci temuan tersebut secara online di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences pada 7 September.
Berita Terkait
-
Viral Sisa Kerakusan Tikus Makan Balsem, Netizen: Bibirnya Gak Jontor?
-
Ilmuwan Sebut Awal Kehidupan Bisa Berasal dari Luar Angkasa
-
Celurut Gajah Ditemukan Kembali di Afrika setelah 50 Tahun
-
Ada Kebocoran Udara di ISS, NASA Lakukan Isolasi
-
NASA Selidiki Kebocoran Udara di Stasiun Luar Angkasa Internasional
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud