Suara.com - Deretan mantan pro player kenamaan seperti Oura, Donkey hingga Marsha yang tergabung dalam Geng Kapak baru-baru ini mengungkap keinginan untuk kembali mengikuti turnamen Mobile Legends terbesar di Indonesia yaitu MPL.
Hal ini disampaikan oleh Oura dan kawan-kawan dalam live streaming bersama beberapa pro player lainnya seperti Emperor atau Jonathan Liandi.
Penggalan video dari pengakuan Geng Kapak ini kemudian diunggah oleh @emak_moba dalam unggahan Instagram pada Selasa (15/9/2020) lalu.
Dalam penggalan video tersebut, Oura lalu bertanya pada manager Moonton Indonesia, Lius Andre mengenai kemungkinan deretan pro player ini kembali ke laga MPL.
Mengenai harga slot MPL yang cukup fantastis yaitu Rp 15 miliar, Oura lalu melakukan nego dan menawarkan harga yang jauh lebih murah yaitu Rp 200 juta. Bukan main-main, dirinya bahkan berniat membawa Geng Kapak kembali ke ranah pro scene.
"Koh, itu kan sattu slotnya (MPL) Rp 15 miliar, bisa nego nggak? Rp 200 juta gitu, soalnya Geng Kapak mau ikut," ungkap Oura yang langsung disambut tawa anggota lainnya.
Mengenai keinginan Oura dan kawan-kawan untuk kembali ke ranah pro scene, Lius Andre mengungkap bahwa untuk saat ini, MPL belum membuka slot tambahan lagi.
Walaupun hanya candaan, rupanya banyak penggemar yang menanti-nantikan kembalinya mantan-mantan pro player ini untuk kembali ke ranah pro scene.
"Aku yakin, netizen berani buka kitabisa.com buat GPX" balas netizen dengan akun @_melkiii.
Baca Juga: Main Bareng Geng Kapak, Olla Ramlan Kenalkan Tim Mobile Legends Miliknya
"Ya kalau ada investor masuk tu GPX, pasti seru kalau GPX masuk MPL" komentar pemilik akun @ro.si3573.
"GPX kan kenal banyak artis, bisa kali minta sponsor mah buat daftar MPL" ungkap akun Instagram @gallantino_elang23.
Begitu dirindukan di ranah pro scene, kini, para mantan pro player ini seperti Oura, Donkey hingga Marsha disibukkan dengan berbagai kegiatannya masing-masing di live streaming dan YouTube.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?