Suara.com - NASA membagikan potret terbaru dari penampakan Jupiter yang diambil Teleskop Luar Angkasa Hubble.
Tidak seperti potret Jupiter pada umumnya, gambar kali ini menunjukkan planet raksasa tersebut dalam warna pastel.
Gambar yang diambil pada 25 Agustus itu menggabungkan data dalam sinar ultraviolet, cahaya tampak, dan inframerah jarak dekat untuk memberi pandangan baru pada Jupiter.
Potret ini dapat mengungkapkan wawasan tentang atmosfer tebal Jupiter kepada para ilmuwan.
"Di foto ini, bagian atmosfer Jupiter yang berada di ketinggian, terutama di atas kutub, terlihat berwarna merah akibat partikel atmosfer menyerap sinar ultraviolet. Sebaliknya, area berwarna biru mewakili sinar ultraviolet yang dipantulkan dari planet ini," tulis anggota tim Hubble dalam keterangan gambar yang dirilis pada Kamis (17/9/2020).
Sementara itu, badai putih yang terlihat di bagian kiri atas gambar telah menarik perhatian para ilmuwan.
"'Gumpalan' di belakang badai putih tampaknya menyerap sinar ultraviolet, mirip dengan pusat Bintik Merah Besar dan Bintik Merah Besar Jr tepat di bawahnya. Hal ini memberi para ilmuwan lebih banyak bukti bahwa badai ini dapat bertahan lebih lama di Jupiter daripada kebanyakan badai lainnya," tambah anggota tim Hubble.
Dilansir dari Space.com pada Sabtu (19/9/2020), Hubble sendiri merupakan proyek gabungan NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) yang diluncurkan pada April 1990.
Cermin utama Hubble mengalami kecacatan dan diperbaiki pada Desember 1993.
Baca Juga: Kehilangan Motor Untuk Ketiga Kalinya, Wanita Ini Bikin Sayembara Berhadiah
Para ahli mempertahankan dan meningkatkan Hubble pada empat misi layanan tambahan setelah itu.
Seperti yang ditunjukkan oleh foto baru Jupiter, Hubble hingga kini masih memberikan pemandangan dari kosmos kepada para astronom dan publik setelah tiga dekade peluncurannya.
Berita Terkait
-
Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi
-
Rahasia Foto Epik Bulan Kru Artemis II: Kamera Lawas Rp15 Jutaan Jadi Andalan NASA
-
Viral Perbandingan Foto Bumi Tahun 1972 vs 2026, Kenapa Kini Lebih Pucat?
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin Evo Gun hingga AK47 Blue Flame Draco Gratis
-
Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI