Suara.com - El Clasico MPL Indonesia Season 6 yang tersaji pada pertandingan penutup fase regular season menghadirkan pertarungan yang sangat sengit. EVOS vs RRQ menyajikan pesona menarik bagi penggemar eSports Mobile Legends.
Bekal RRQ cukup meyakinkan mengingat 4 pertandingan (bahkan hingga 4 pekan) sebelumnya mereka selalu meraih kemenangan.
Sebaliknya, performa EVOS masih belum stabil sehingga mereka hanya meraih satu kemenangan pada 4 pertandingan terakhir.
Meski begitu, statistik di atas tak terlalu memengaruhi performa Macan Putih di game pertama. Bermain sangat agresif di early game, EVOS Legends justru bisa mengunci kemenangan dengan cepat.
Susunan pemain dan hero milik EVOS Legends pada game pertama termasuk Wann (Roger), Rexxy (Pharsa), Bajan (Baxia), Rekt (Ruby) dan Pendragon (Barats).
Sementara susunan roster serta hero dari RRQ Hoshi yaitu Lemon (Popol Kupa), Vynnn (Hilda), Albertt (Miya), Xinn (Esmeralda), dan R7 (Chou).
Didominasi oleh hero late-game, RRQ dibuat tak berdaya oleh EVOS Legends pada early-game. Cukup cerdik, Macan Putih terus menekan serta bermain agresif sejak menit pertama.
Pada menit ke-6, skor Kill sudah 6 vs 1 untuk keunggulan EVOS Legends. Wann tampil trengginas dengan hero Roger-nya sehingga menyumbang sebagian besar kontribusi Kill. Merebut Lord pertama di menit ke-10 menjadi momen kunci bagi Macan Putih.
Serangan dari sisi atas bersama Lord mengakhiri perlawanan dari RRQ Hoshi. Sukses menekan pada base setelah melumpuhkan dua hero milik RRQ membuat EVOS Legends mengunci kemenangan game pertama di menit ke 12 dengan skor Kill 10 vs 3.
Baca Juga: Pembuka Week 8 MPL Season 6, RRQ Jadi Ancaman untuk Alter Ego
Pada game kedua, permainan kedua tim cukup berimbang. Di menit ke-7, skor Kill masih 8 vs 8 di mana RRQ unggul dalam jumlah penghancuran Turret (3 vs 1).
Mencuri Lord pertama di menit ke-12 membuahkan keuntungan signifikan kepada RRQ. Serangan dari sisi bawah akhirnya menghasilkan kehancuran 3 buah Turret Inhibitor milik EVOS Legends.
Sangat menawan, War di sisi base justru menghasilkan Savage bagi Albertt dengan hero Roger-nya setelah meratakan 5 hero dari Macan Putih.
Sang Raja memenangkan game kedua dengan skor Kill 21 vs 13 di menit ke-15. Pada game ketiga, RRQ Hoshi tampil agresif sejak early-game. Di menit ke-6 skor Kill 9 vs 3 untuk keunggulan Sang Raja atas Macan Putih.
Memasuki mid-game, RRQ Hoshi justru semakin trengginas. Mereka berhasil merebut Lord di menit ke-10 dan memulai dari sisi atas serta tengah.
Meraih Godlike, Lemon benar-benar tampil apik hari ini. Setelah meratakan semua hero EVOS, RRQ Hoshi mengunci kemenangan game ketiga dengan skor Kill 21 vs 6 di menit ke-12.
Dengan raihan di atas, secara total, RRQ Hoshi berhasil menang 2 vs 1 atas EVOS pada El Clasico MPL Indonesia Season 6. Ini juga membuat Sang Raja tak pernah dikalahkan oleh EVOS pada fase regular season, (pertemuan pertama Sang Raja menang 2 vs 0).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan