Suara.com - Wahana penjelajah Mars milik China, Tianwen-1, berhasil melakukan manuver orbital atau deep spacepada Jumat (9/10) malam (waktu Beijing), menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional China.
Sebagaimana melansir laman Xinhua, Sabtu (10/10/2020), wahana tersebut menyelesaikan manuver pada pukul 23.00, setelah mesin utamanya bekerja selama lebih dari 480 detik.
Manuver itu dilakukan pada jarak 29,4 juta km dari Bumi, yang bertujuan untuk membantu mencapai titik pertemuan dengan Mars.
Ke depannya, Tianwen-1 akan melakukan perjalanan di sepanjang orbit transfer Bumi-Mars selama sekitar empat bulan dan menyelesaikan dua atau tiga koreksi orbital pada pertengahan jalur.
China meluncurkan wahana Mars tersebut pada 23 Juli lalu. Tianwen-1 dirancang untuk menyelesaikan pengorbitan, pendaratan dan penjelajahan dalam satu misi. Wahana ini akan mencapai planet merah sekitar Februari 2021.
Tianwen-1 berhasil menangkap citra Bumi dan Bulan serta menyelesaikan koreksi orbital pada pertengahan jalur sebanyak dua kali, serta pemeriksaan mandiri pada beberapa muatan.
Berita Terkait
-
Ditemukan! Danau Terkubur di Bawah Tanah Planet Mars
-
Wah! Ada Danau Asin di Bawah Kutub Selatan Mars
-
Seniman Space Art Jogja Venzha Christ Buat Simulasi Kehidupan Planet Mars
-
5 Tempat Terbaik di Luar Angkasa Ini Cocok Mencari Kehidupan Alien
-
Curiosity Mulai Bereksperimen di Planet Mars Cari Jejak Kehidupan Alien
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan