Suara.com - Banyaknya pendemo terlibat dalam penolakan RUU Cipta Kerja beberapa waktu lalu, membuat beberapa orang kehilangan barang. Salah satunya, mahasiswa yang kehilangan tupperware miliknya usai demo.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @fikriqq pada 9 Oktober, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar dari akun base Twitter @DraftAnakUnpad yang kehilangan tupperware tersebut.
Warganet itu meminta bantuan pengguna Twitter lain yang ikut serta dalam demo tersebut untuk menghubunginya jika melihat tupperware milik sepupunya.
Pasalnya, sepupunya yang berinisial RZ tidak berani pulang ke rumah lantaran takut setelah kehilangan tupperware berwarna ungu miliknya.
"Teman-teman yang kemaren aksi di Bandung kalau nemu botol tupperware ungu di bagian bawahnya ada inisial RZ kapital tolong kasih tau. Kasian sepupu aku nggak berani pulang," tulis warganet tersebut seraya melampirkan bukti isi pesan dengan sepupunya melalui Instagram.
Pesan tersebut, mahasiswa itu mengaku pergi ke rumah teman dan tidak langsung pulang ke rumahnya usai demo, karena ia takut kembali ke rumah usai kehilangan tupperware.
"Han udah sampe rumah? Semua aman?" tanya warganet itu dalam pesan Instagram kepada sepupunya.
"Ini lagi diem dulu di rumah temen kak. Aman kok. Yang nggak aman cuma karena tupperware gue ilang. Mau balik ke rumah juga takut. Lu di rumah nggak kak? Gue minjem tempat minum tupperware dulu lah ada yang warna ungu nggak lu," balas mahasiswa tersebut.
"Hah ilang di mana anj**. Kocak banget lu sama polisi sama virus kagak takut. Tupperware ilang panik kabur ke rumah orang," tulis warganet itu.
Baca Juga: Pakai Outfit Jutaan saat Demo, Warganet: Anak Sultan Woy
Menariknya, tak lama usai warganet meminta bantuan, salah seorang pengguna membagikan tangkapan layar dari Instagram Stories pengguna lain dengan akun @daryfikrif_29, yang mengunggah gambar tangan mengenggam tempat minum tupperware berwarna ungu.
Dalam Instagram Stories yang dibuatnya, pemilik akun menulis keterangan berbunyi, "Alhamdulillah tupperware." Meski begitu, tak bisa dipastikan apakah tupperware yang ditemukannya adalah tupperware milik sepupu warganet yang kehilangan tersebut.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 16.900 ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang juga membagikan kisah serupa karena takut terkena omelan ibu setelah menghilangkan tupperware.
"Woila, tupperware aja bisa ketemu ya kalau dicari di Twitter," tulis akun @annisa_prasasti.
"Tupperware itu emang tingkatannya di atas anak. Kalau pulang sekolah yang ditanya duluan pasti, 'Mana tupperwarenya?'," komentar @hanitaqiyatin.
"Bapak gue kebetulan teknisi, pernah tuh tupperware emak yang kayak toples kecil gitu dijadiin tempat mur baut dan lain-lain. Alhasil tercetuslah perang dunia karena bapak ngiranya toples plastik biasa," tambah @AvithaFebriana.
"Kalau gini mah ujung-ujungnya nyesel ikut demo, gara-gara demo tupperware emak ilang coy," cuit @auliaaanyr.
"Emak gue sampe sekarang ada dendam pribadi sama gue gara-gara ngilangin tupperware pas kelas 4 SD," ungkap @posisikudakuda.
Berita Terkait
-
Bikin Heboh! Warganet Kembali Jual Gedung DPR, Harganya Rp 666
-
Komplain Pengiriman Barang Lama, Jawaban Penjual Online Bikin Ngakak
-
Viral Curhatan Wanita yang Lahir di Zimbabwe, 'Selalu Dikira Bercanda'
-
Tidur Bawa Golok, Aksi Bapak-bapak Jaga Tanaman Hias Ini Bikin Ngakak
-
Ikuti Tutorial Sadap WhatsApp Pacar, Testimoni Warganet Ini Bikin Nyesek
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan