Suara.com - Kurang tampil memukau di MPL Indonesia Season 6 lalu, EVOS sepertinya mulai berbenah dan segera menyiapkan jajaran roster baru untuk memperkuat tim macan putih. Menyusul Antimage, nama Kido disebut-sebut menjadi roster anyar EVOS.
Kabar mengenai kedatangan roster baru EVOS ini sudah santer terdengar sejak akhir MPL Indonesia Season 6 lalu. Salah satu nama yang disebut-sebut akan bergabung dengan EVOS adalah Antimage.
Sejak MPL Indonesia Season 3 lalu, Antimage menjadi offlaner andalah ONIC. Sayangnya, beberapa kabar menyebut bahwa pro player bernama asli Maxhill Leonardo ini akan segera hengkang dari tim yang membesarkan namanya itu.
Beberapa tanda hengkangnya Antimage dari ONIC sudah mulai diketahui belakangan ini. Jika kabar ini benar, maka langkah Antimage ke EVOS akan semakin ringan, mengingat pro player satu ini begitu handal bertugas sebagai seorang offlaner.
Namun, mengenai roster baru EVOS, bukan hanya Antimage, nama lain yang disebut-sebut akan bergabung dengan tim macan putih ini adalah mantan roster Genflix Aerowolf, Kido.
Dalam live streaming yang dilakukannya belum lama ini, mantan pentolan EVOS, Donkey mengungkap beberapa nama yang diduga akan bergabung dengan EVOS antara lain Kido dari Genflix Aerowolf dan Xorn dari Geek Fam.
''EVOS katanya Xorn sama Luminaire nggak tahu lagi dah nggak berani ngomong. Paling Xorn, Luminaire, Kido feeling gua'' ujar Donkey dalam live streaming yang ia lakukan.
Rumor mengenai bergabungnya Xorn dan Kido ke EVOS memang bukan hal yang baru. Kabar ini bahkan sudah santer terdengar sejak MPL Indonesia Season 5 lalu.
Sedangkan Luminaire sendiri diketahui masih bergabung dengan EVOS, namun memilih untuk break dan absen dari beberapa turnamen yang diikuti oleh tim macan putih ini.
Baca Juga: Voting MVP Musim Reguler MPL Indonesia Season 6 Dibuka, Ini Detailnya
Meskipun sudah banyak rumor yang berhembus mengenai kedatangan roster baru EVOS seperti Antimage, Kido hingga Xorn, hingga kini masih belum ada konfirmasi apapun terkait kebenaran kabar ini.
Tag
Berita Terkait
-
Kontrak Berakhir, Antimage Masuk Daftar Transfer ONIC?
-
Ditolak EVOS hingga Jadi Bintang RRQ, Ini Fakta Albert di MPL Indonesia
-
ONIC Angkat Koper, Alter Ego Masuk ke Final Lower Bracket MPL Season 6
-
EVOS Esports Dapat Kucuran Dana Rp 177 Miliar, Ini Detailnya
-
Bertarung Sengit, RRQ Hoshi Kirim ONIC ke Lower Bracket MPL Season 6
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan