Suara.com - Analisis oleh pakar Apple terkemuka Neil Cybart, mengatakan bahwa saat ini ada lebih dari satu miliar iPhone aktif yang digunakan di seluruh dunia.
Apple sebelumnya telah mencapai satu miliar iPhone yang dijual pada Juli 2016, tetapi perusahaan tidak memperhitungkan sejumlah besar iPhone yang akan dihancurkan, didaur ulang, atau tidak digunakan lagi.
Dalam sebuah unggahan blog baru, Cybart menulis bahwa menurut perkiraannya, Apple telah melampaui milestone satu miliar pengguna iPhone bulan lalu dan menyebut bahwa iPhone tetap menjadi smartphone paling populer dan laris sejak penjualannya pada 13 tahun lalu.
"Pesaing terus mengekor apa yang dilakukan iPhone tanpa malu-malu atau setidaknya sangat dipengaruhi oleh iPhone. Ke depannya, prioritas utama Apple untuk iPhone mencakup menemukan cara, menjaga agar perangkat tetap menjadi pusat kehidupan orang-orang sekaligus mengenali perubahan paradigma yang dibawa oleh perangkat yang dapat dikenakan," tulis Cybart dalam unggahannya.
Dilansir dari Independent, Sabtu (31/10/2020), Apple sejauh ini telah meluncurkan 29 iPhone di pasar smartphone. Meningkatnya penggunaan iPhone, berarti ada lebih banyak permintaan daripada sebelumnya untuk unit layanan yang ditawarkan iPhone.
Menurut Forbes, Apple telah memanfaatkan pertumbuhan jumlah pengguna iPhone untuk menciptakan ekosistem secara keseluruhan di sekitar produk andalannya. Artinya iOS tetap menjadi prioritas pasar aplikasi, sementara Apple memanfaatkan iCloud untuk menciptakan dunia dengan konten streaming hingga TV.
Cybart percaya bahwa untuk mendorong penjualan lebih jauh, Apple perlu berkonsentrasi pada peningkatan kamera, meningkatkan nilai yang ditemukan dengan kepemilikan iPhone, dan meningkatkan jumlah peran yang ditangani oleh iPhone.
Perusahaan asal Amerika Serikat itu menyentuh tonggak sejarah penjualan satu miliar iPhone, tak lama setelah mencapai puncaknya dalam hal tingkat penjualan pada 2015. Sejak itu, penjualan iPhone berfluktuasi secara signifikan.
Baca Juga: Huawei Dominasi Pasar HP di China, Apple Turun Jadi 8 Persen
Berita Terkait
-
Girang Dapat Iphone dari Mesin Capit Boneka, Tapi Endingnya Bikin Nyesek
-
Pengguna Keluhkan Desain Bodi iPhone 12 Terlalu Tajam
-
Beroperasi Mandiri, Open BO Rawan Jadi Korban Kejahatan
-
Usai Ejek Apple, Samsung Berencana Hilangkan Adaptor Daya di Galaxy S21
-
Samsung Ejek Apple yang Hilangkan Dukungan Pengisi Daya di iPhone
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'