Suara.com - Chipset Snapdragon 875 diberi nama kode "Lahaina" dan mungkin jauh lebih cepat dari yang diharapkan. Skor di An Tu Tu lebih dari 847.000 poin.
Tandanya, jauh lebih cepat dari pendahulunya, yang saat ini menduduki puncak dengan 663.000 poin atau lebih. Itu adalah lompatan lebih dari 25 persen, lompatan besar untuk peningkatan tahunan.
Sebagaimana melansir laman GSM Arena, Senin (2/11/2020), hasil ini masih perlu dikuatkan sebelum tim Qualcomm mengukuhkannya.
Sebagai perbandingan, iPhone 12 mencetak 565.000. Sementara Kirin 9000 dan Exynos 1080 masing-masing membukukan skor 696.000 dan 693.000, cukup untuk mengungguli ponsel Snapdragon 865 saat ini, tetapi tidak mendekati hasil yang diduga dari milik Snapdragon 875.
Menariknya, bagan AnTuTu saat ini dipimpin oleh Snapdragon 865 (chip vanilla, bukan plus). Tim AnTuTu menjelaskan (tautan dalam bahasa Cina) bahwa RAM dan konfigurasi penyimpanan juga berperan dalam skor akhir, sehingga penyimpanan UFS 3.1 berkapasitas tinggi dapat mengimbangi defisit kecepatan clock minor dari chipset non-plus.
Pos lain menyebutkan bahwa Oppo telah menguji versi overclock dari 865, yang akan naik hingga 3,2 GHz atau lebih. Inti utama di 865+ memiliki clock 3,09 GHz.
Rencananya, Qualcomm secara resmi akan mengungkap Snapdragon 875.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah
-
Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese
-
Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif
-
Jualan Online Sepi? Pakai 4 Strategi 'Grilya' Ini Biar Laris Manis di E-Commerce
-
Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia Sore Ini, Saksikan Perjuangan Garuda Muda
-
Setia pada Provider Lama Nyaman, tapi Mengapa XL Kembali Menarik Perhatian?
-
BPK Audit 4 Sektor Strategis Pemprov Jateng, Taj Yasin Minta Seluruh OPD Buka Data
-
Tak Pilih Dendam, Ayah Korban Kecelakaan Ini Justru Bersahabat dengan Iwan Adranacus
-
Tak Mau Indonesia Banyak Utang, Prabowo Tolak Tawaran Pinjaman IMF
-
PT Pegadaian Berkolaborasi dengan POGI Menggelar Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia