Suara.com - Jenius kembali menggelar ajang kokreasi dan kolaborasi tahunan, Co.Creation Week 2020, pada 2-6 November 2020 secara virtual.
"Mengusung tema Reshape, tahun ini kami ingin mengajak para digital savvy untuk berteman dengan perubahan, beradaptasi, dan menghasilkan cara baru dalam menjalani kehidupan,“ kata Head of Digital Banking Bank BTPN, Irwan S. Tisnabudi dalam acara jumpa pers virtual, Senin (2/11/2020).
Jenius mengajak masyarakat digital savvy berteman dengan perubahan besar yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari. Salah satunya menggelar kompetisi Jenius UI/UX Challenge.
Kompetisi membuat desain UI/UX aplikasi Jenius yang interaktif dan menyenangkan ini agar teman Jenius semakin sering menggunakan aplikasi di kehidupan sehari-hari. Lomba ini diikuti oleh lebih dari 600 peserta individu dan tim serta telah terpilih 10 finalis yang akan menyampaikan idenya di babak final.
Selain itu, ada juga Business Competition, di mana peserta ditantang membuat rencana bisnis dan menjelaskan ide mereka (pitch). Dari total 179 tim dan 145 orang yang mengirimkan ide dan rencana bisnisnya, terpilih 5 tim yang kemudian mendapatkan pelatihan (mentoring) dari para akademisi dan praktisi entrepreneurship.
Pelatihan tersebut meliput topik-topik yang mendukung pengembangan bisnis mereka, seperti Business Model Canvasing Workshop, Business Operation and Documentation 101, Business Finance, dan Marketing 101.
Proses kokreasi dan kolaborasi ini Jenius lakukan melalui berbagai channel. Hingga Agustus 2020, Jenius telah berkokreasi dan berkolaborasi melalui lebih dari 300 survei online, focus group discussion serta in-depth-interview yang melibatkan lebih dari 40.000 digital savvy dari seluruh Indonesia.
Hasil mendengarkan masukan, suara, dan ide ini Jenius wujudkan dalam sederet inovasi fitur-fitur revolusioner yang telah diluncurkan sepanjang 2020, antara lain Jenius untuk Bisnis, Multi Flexi Saver, Moneytory, Jenius QR, dan Top-up BNI TapCash.
Selama masa pandemi, Jenius Co.Create juga terus melakukan kokreasi dan kolaborasi melalui lebih dari 52 kelas online dengan total puluhan juta rupiah.
“Perubahan besar yang terjadi saat ini seakan memaksa masyarakat digital savvy untuk beradaptasi," tutup Irwan.
Baca Juga: Metode Pembayaran Lewat Aplikasi Ini, Bikin Transaksi Lebih Mudah dan Aman
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar