Suara.com - Sony, pada Rabu (11/11/2020), mengumumkan akan mulai membuka pemesanan konsol game andalannya PlayStation 5 mulai 18 Desember dan penjualan perdana pada 22 Januari 2021. Sayangnya harga PS5 di Indonesia lebih mahal ketimbang di negara lain.
Dalam siaran persnya Sony membeberkan bahwa harga PS5 di Indonesia adalah Rp 7.299.000 untuk versi digital dan Rp 8.799.000 untuk versi UltraHD Blu-Ray.
Harga PS5 di Indonesia ini lebih mahal jika dibandingkan dengan harga di negara lain, termasuk Malaysia dan Singapura, dua negara tetangga kita.
Dalam siaran persnya bulan lalu, Sony mengatakan bahwa harga PS5 di Singapura adalah 729 dolar atau Rp 7,6 juta untuk versi standar dan 599 dolar atau sekitar Rp 6,3 juta untuk versi digital.
Di Malaysia, harga PS5 versi digital adalah 1,869 ringgit atau sekitar Rp 6,3 juta dan untuk versi standar harganya 2.299 ringgit atau sekitar Rp 7,9 juta.
Sementara di Amerika Serikat, PS5 versi standar dijual seharga 499 dolar AS atau sekitar Rp 7,4 juta dan PS5 Digital sekitar 399 dolar AS atau Rp 5,9 juta.
Adapun di Eropa harga PS5 versi standar adalah 499 euro atau sekitar Rp 8,3 juta dan 399 euro atau berkisar Rp 6,6 juta untuk versi digital.
Peluncuran perdana PS5 di dunia digelar Kamis 12 November besok di beberapa pasar kunci Playstation yakni Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan. Disusul pada 19 November di Eropa, Timur Tengah, Amerika Selatan, Asia, dan Afrika Selatan.
Pada hari penjualan perdana besok, PS5 hanya akan bisa dibeli secara online. Kebijakan ini diambil untuk menghindari terjadinya antrean yang bisa menjadi tempat penularan Covid-19.
Baca Juga: PS5 Masuk Indonesia 22 Januari, Pemesanan Mulai 18 Desember
Berita Terkait
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC
-
Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan