Suara.com - PlayStation 5 atau PS5 tengah diburu para gamer, bahkan harga konsol game ini bisa melambung tinggi. Terlebih keterbatasan stok makin membuat produk baru Sony ini langka.
Di saat gamer-gamer tak bisa mendapatkannya, sebuah channel YouTube malah membuat konten memasukkan PS5 ke mesin penggiling.
Dengan mesin penghancur tersebut, Youtuber ini tidak hanya membuat PlayStation 5 rusak. Namun membuatnya jadi kepingan-kepingan kecil.
Tetntu saja, dalam wakti singkat video ini juga tua kritikan pedas. Terutama para gamer yang dibuat sedih melihatnya.
Yakni channel YouTube Captain Crunch Experiments, yang selama ini terkenal membuat konten menghancurkan benda-bedna menggunakan shredder atau mesih penghancur.
Termasuk PS5 yang dibelinya dari seorang teman, berujung jadi makanan mesin penghancur tersebut. Bahkan lengkap dengan kontroler hingga kerdus dan buku manualnya jadi kepingan kecil.
Padahal, banyak gamer yang susah payah untuk bisa membelinya namun tidak kebagian.
Channel Youtube Captain Crunch Experiments ini menjelaskan kalau konsol game tersebut dibelinyadari seorang teman seharga 1500 dolar AS atau setara Rp 21 jutaan.
Temannya tersebut menjual PlayStation 5 yang sudah dipesannya tahun lalu karena butuh uang setelah kehilangan pekerjaan. Channel YouTube ini pun membantu dengan membeli PS5 tersebut.
Baca Juga: Nekad! Pencuri PS5 Ini Beraksi saat Truk Masih Berjalan
Meski begitu, aksi menghancurkan konsol game dalam konten video ini malah memicu reaksi keras. Terlebih dari para gamer yang melontarkan kritikan.
Tidak hanya ramai mendapatkan lebih dari 2500 komentar, video tersebut juga diganjar 10 ribu dislike. Dan telah ditonton lebih dari 135 ribu kali.
Paling banyak komentar di video tersebut yang merasa geram dan emosi melihat PlayStation 5 dihancurkan, padahal gamer lain tidak kebagian konsol game baru ini.
"Dan inilah mengapa kami tidak bisa mendapatkan PS5," komentar netizen.
"Sungguh menyakitkan menonton ini karena saya mencoba untuk mendapatkannya dan saya tidak bisa ketika saya melihat seseorang memecahkannya," tulis lainnya.
"Ini sangat menyakitkan," ungkap lainnya.
Penasaran, tonton video penghancuran PS5 dengan mesin penghancur tersebut DI SINI.
Setelah ramai mendapatkan kecaman dari gamer, channel YouTube Captain Crunch Experiments tidak berhenti di sini. Ia mengunggah beberapa cuplikan dari proses penghancuran PlayStation 5 dalam video berbeda. [HiTekno.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam