Suara.com - WhatsApp Business memperkenalkan fitur terbarunya bernama Keranjang Belanja (Cart). Fitur ini ditujukan agar mempermudah proses pemesanan dan penjualan via aplikasi.
"Fitur Keranjang Belanja ini membuat pengalaman berbelanja menjadi semakin efisien, terutama dari toko yang memiliki banyak produk atau layanan seperti restoran atau toko pakaian," jelas WhatsApp dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (8/12/2020).
Dengan fitur Keranjang Belanja, para pelanggan toko di WhatsApp Business cukup menelusuri katalog, memilih beberapa produk yang disukai, lalu mengirimkan semua pesanannya lewat sebuah chat kepada admin toko. Pelanggan ini juga tak perlu direpotkan lagi dengan mengetik pesanan satu per satu.
Selain pelanggan, fitur Keranjang Belanja ini juga akan mempermudah admin toko untuk melacak pesanan, mengelola permintaan dari pelanggan, dan memproses pesanan dengan lebih efisien.
Salah satu pihak UMKM yang mendapatkan akses awal fitur baru ini adalah Agradaya, bisnis yang bergerak di bidang rempah dan bumbu dari Yogyakarta.
Mereka mengatakan bahwa Keranjang Belanja telah memudahkan pengelolaan pesanan pelanggan tanpa harus melakukan diskusi panjang. Selain itu, fitur ini juga meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan pemesanan.
"WhatsApp selalu berupaya menyediakan dukungan inovatif bagi pemilik UMKM dengan cara yang paling praktis, sambil tetap mempertahankan prinsipnya sebagai aplikasi perpesanan pribadi dan privat," jelas WhatsApp.
"Meskipun transaksi pembayaran tetap perlu dilakukan melalui platform lain, WhatsApp berharap dapat mendukung lebih banyak UMKM di Indonesia untuk tumbuh secara digital melalui WhatsApp Business," pungkasnya.
Baca Juga: Penjelasan soal Rumor Ancaman Akun WhatsApp Dihapus Tahun Depan
Berita Terkait
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Checkout Impulsif Tanggal Kembar: Promo 6.6 Datang, Keranjang Belanja Aman?
-
WhatsApp Business Jadi Senjata Andalan UMKM di Ramadan, Ini 10 Fitur Kunci Wajib Maksimal
-
UMKM Siap-siap! WhatsApp Ubah Total Cara Bisnis dengan AI dan Iklan Terpadu
-
UMKM Merapat! WhatsApp Rilis Fitur Gratis dan Berbayar, Mana yang Cocok Buat Bisnismu?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL