Suara.com - Puluhan HP pribadi milik jurnalis dilaporkan Citizen Lab telah diretas dalam kampanye spyware.
Peretasan tersebut dilaporkan menggunakan teknologi Pegasus yang disediakan oleh perusahaan Israel NSO Group dan dianggpa pekerjaan empat operator.
Citizen Lab sendiri mengatakan bahwa peretasan ini bekerja atas pemerintahan UEA san pemerintah Saudi.
Serangan retasab tersebut sangat menakutkan dan mengkhawatirkan karena nampaknya menampilkan penargetan jurnalis yang bermotif politik, tetapi juga bagian dari tren penggunaan metode yang semakin canggih dan lebih sulit untuk dideteksi.
Menurut Citizen Lab, serangan tersebut tampaknya telah menggunakan eksploitasi zero-click untuk membahayakan iPhone melalui iMessage yang berarti serangan tersebut terjadi tanpa korban perlu melakukan apa pun.
Dalam laporan tersebut Citizen Lab mengatakan ''hampir semua perangkat iPhone'' yang belum diperbarui ke iOS 14 tampaknya rentan terhadap peretasan yang berarti infeksi yang ditemukan kemungkinan besar merupakan ''sebagian kecil'' dari jumlah total itu.
Spyware dapay merekam audio dan telepon pengguna, mengambil foto, melacak lokasi, dan mengakses kata sandi. Perangkat yang diperbarui ke iOS 14 tampaknya tidak terpengaruh.
Peretasan Spyware dari NSO Group ini bukanlah yang pertama kali, Spyware ini juga dilaporkan digunakan untuk menargetkan jurnalis Maroko, serta politisi Spanyol.
Selain jurnalis Al Jazeera, beberapa jurnalis lainnya dilaporkan juga terkena Spyware yang sama seperti Al Araby TV, Rania, Dridi yang menjadi korban peretasn sejak Oktober tahun lalu.
Baca Juga: Ini Catatan Ancaman Siber yang Meretas Situs Online Selama Tahun 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN