Suara.com - Campaign serta sedikit gameplay dari Squadron 42 diharapkan terungkap pada 2020. Mendekati akhir 2020, sepertinya kita telah melewati satu tahun yang berharga tanpa kejelasan pasti mengenai versi beta hingga tanggal rilis penuh dari game.
Founder RSI (Robert Space Industries) dan kreator dari Star Citizen, Chris Roberts mengonfirmasi serta merevisi roadmap dari Squadron 42.
Ia menjelaskan bahwa para pendonor project sebaiknya tidak mengharapkan tanggal rilis dalam waktu dekat.
Sebagai informasi. Squadron 42 merupakan game single-player, di mana campaign story-nya berlatar dari dunia Star Citizen, sebuah genre spaceflight dan FPS MMO yang dikembangkan sejak 2011.
RSI memisahkan Squadron 42 dan mulai menjualnya secara terpisah dari Star Citizen pada Februari 2016.
Laporan dari Forbes, pendanaan Star Citizen pada Kickstarter 2012 telah mengumpulkan 339 juta dolar AS atau Rp 4,8 triliun.
Angka tersebut berhasil terkumpul dalam bentuk crowdfunding dari hampir 3 juta pendukung.
Squadron 42 sendiri telah dikonfirmasi akan didukung oleh aktor Hollywood seperti Mark Hamill, Gillian Anderson, dan Gary Oldman.
Dikutip dari Polygon, Roberts menjelaskan bahwa RSI tidak akan menampilkan "alur game, lokasi, atau aset" Squadron 42 sebagai pengganti beta, karena game tersebut terlalu jauh dari perilisan penuh untuk memulai campaign.
Baca Juga: Investor Gugat CD Projekt Kerugian Game Cyberpunk 2077
"Karena itu, saya memutuskan bahwa yang terbaik adalah tidak menampilkan gameplay Squadron 42 secara publik, atau mendiskusikan tanggal rilis apa pun sampai kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam sisa waktu yang dibutuhkan," kata Roberts.
Panduan RSI terbaru tentang peluncuran Squadron 42 datang pada Agustus 2019, dan mengatakan versi beta akan datang pada kuartal ketiga tahun ini.
Mengingat pernyataan dari petinggi perusahaan, gameplay dan juga versi beta dari Squadron sepertinya harus kita tunggu di tahun depan, dan semoga tidak ditunda lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan