Suara.com - Activision dan Tencent telah diizinkan meluncur global Call of Duty Mobile di China. Otorisasi dimulai pada Oktober 2019 dan sejak saat itu telah melalui proses panjang menyesuaikan permainan dengan standar dan aturan China.
Setelah mendapat persetujuan pemerintah pada Agustus, Call of Duty Mobile dirilis pada 25 Desember 2020. Call of Duty Mobile versi Cina diumumkan melalui halaman Weibo game.
Sejak diluncurkan, Call of Duty Mobile telah diunduh lebih dari 300 juta kali, angka tersebut belum termasuk lonjakan baru populasi game di China.
Dilansir dari Gamerant, Jumat (1/1/2021), laporan awal menyebutkan ada lebih dari 70 juta pra-registrasi menjelang peluncuran game tersebut di China.
Dengan Call of Duty Mobile secara resmi diluncurkan di China, tim pengembang di Tencent membuat trailer game baru yang secara khusus bermitra dengan selebritas lokal China.
"Activision dan Tencent hari ini secara resmi meluncurkan Call of Duty: Mobile di China di iOS dan Android. Game ini memiliki lebih dari 70 juta prapendaftaran sebelum diluncurkan. Perusahaan bekerja sama untuk merilis trailer aksi langsung dengan selebriti di China," tulis akun Twitter Call of Duty News (@charlieINTEL) pada 26 Desember.
Peluncuran ini membuat Call of Duty Mobile secara resmi menjadi judul global dan sekarang pemain dapat bermain game di mana pun mereka tinggal, selama menggunakan perangkat yang didukung. Game ini membutuhkan koneksi WiFi yang kuat untuk dimainkan.
Meski tidak sepopuler franchise game utamanya dari Call of Duty, tapi game ini menggabungkan aspek-aspek dari setiap judul ke dalam wadah pencampuran yang secara umum diterima baik oleh para pemain.
Mulai dari acara liburan hingga battle pass bergilir, para pengembang Call of Duty Mobile terus menghadirkan konten baru ke dalam game.
Baca Juga: Bocoran Peta Terbaru Call of Duty: Warzone, Diduga Ada di Pegunungan Ural
Ketika para pemain di China bergabung dengan jutaan pemain lainnya secara global, akan menarik untuk melihat dampaknya terhadap perkembangan game.
Mengingat harus mengikuti aturan pemerintah, Call of Duty Mobile versi China memiliki sedikit perubahan. Sebagian besar game yang dirilis di China perlu beradaptasi dengan standar budaya sebelum diizinkan untuk diakses oleh publik.
Tak hanya Call of Duty Mobile, Fortnite, PUBG, dan banyak judul lainnya memiliki versi alternatif yang tersedia di China yang sesuai dengan peraturan pemerintah.
Meski begitu, komunitas pemain di China masih akan mendapat manfaat dari pengalaman gameplay yang sama dengan pemain di seluruh dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Wow! Activision Blizzard Dapatkan Rp 17,6 Triliun dari Microtransactions
-
Sst... Ada Senjata 'Rahasia' di Call of Duty?
-
Menawan! Trailer Game Anyar Call of Duty Pamerkan Resolusi 4K di PC
-
Pemain Call of Duty: Black Ops Cold War Tak Bisa Main Mode Zombie Baru?
-
Baru 1 Tahun, Call of Duty Mobile Telah Tembus 300 Juta Download
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok