Suara.com - Awal pekan ini, Xiaomi meluncurkan Redmi Note 9 Pro 5G sebagai Mi 10i di India. Perusahaan asal China itu kini mengumumkan peluncuran dua ponsel Redmi baru untuk pasar global, yaitu Redmi Note 9T dan Redmi 9T.
Redmi Note 9T adalah versi Redmi Note 9 5G yang diganti merek, sementara Redmi 9T adalah Redmi Note 9 4G.
Redmi Note 9T akan hadir dengan layar FHD+ 6,53 inci dengan hole-punch di sudut kiri atas untuk penempatan kamera selfie 13MP.
Ponsel tersebut ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 800U 5G yang mendukung kemampuan SIM 5G ganda.
Kamera belakangnya memiliki konfigurasi tiga kamera, masing-masing menampilkan sensor utama 48MP, depth sensor 2MP, dan lensa makro 2MP. Gawai tersebut juga mengemas baterai sebesar 5.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 18W serta sensor sidik jari di samping perangkat.
Sementara itu, Redmi 9T memiliki layar FHD+ 6,53 inci yang identik dengan Redmi Note 9T tetapi memiliki notch berbentuk waterdrop.
Perangkat akan diotaki chipset Qualcomm Snapdragon 662 dan memiliki kapasitas baterai 6.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 18W.
Bagian fotografinya didukung oleh tiga kamera belakang dengan sensor utama 48MP, depth sensor 2MP, dan lensa makro 2MP.
Dilansir dari Android Central pada Sabtu (9/1/2021), Redmi Note 9T akan mulai dijual di Eropa dengan harga 229 euro atau sekitar Rp 3,9 juta dan Redmi 9T dipatok 159 euro atau sekitar Rp 2,7 juta.
Baca Juga: Tambah Keluarga Baru, Xiaomi Siapkan Redmi Note 9T
Berita Terkait
-
Adu HP Infinix Hot 30i NFC vs Redmi Note 9 4G: Harga Selisih Tipis, Spek Beda Jauh?
-
Oppo A54 vs Redmi Note 9, Duel HP Kelas Menengah Harga Rp1 Jutaan dengan Baterai Jumbo
-
Hore! Redmi Note 9 dan Redmi 9 Akan Kebagian MIUI 13
-
Hore! Redmi Note 9 dan Redmi 9 Akan Dapat Pembaruan MIUI 13
-
Dukungan Perangkat Lunak Redmi Note 9 Diprediksi Segera Berakhir
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
4 Shio yang Makin Beruntung Setelah 29 Agustus 2026, Rencana Lebih Mudah Terwujud
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum