Suara.com - Sebagai bentuk dukungan terhadap program Digitalisasi Sekolah yang dicanangkan Kemendikbud Republik Indonesia, SeOn merilis platform sekolah versi 2. Menariknya, kamu bisa menggunakan layanan ini secara gratis.
Kabar ini disampaikan Muhamad Ibra Abdi selaku Public Relation SeOn Indonesia. Menurutnya, SeOn versi terbaru ini mengusung konsep one stop solution yang menghadirkan lebih banyak fitur, yakni menggabungkan Sistem Manajemen Sekolah, Sistem Informasi Sekolah, dan Sistem Manajemen Pembelajaran dalam satu platform.
Nama fitur dan fungsi dibuat sama dengan yang biasa ditemui di sekolah pada umumnya seperti ‘Ruang Kelas’, ‘Ruang TU’, ‘Ruang Guru’ dan lainnya. Sehingga mudah digunakan oleh guru, siswa maupun orangtua.
"Kami ingin membantu guru dan sekolah melaksanakan tugasnya dengan lebih mudah,” jelasnya melalui keterangan resminya, Senin (11/1/2021).
Ibra juga menambahkan, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, SeOn versi terbaru sudah dilengkapi dengan fitur live video, bank soal, ujian online, rekap penilaian, PR, grup diskusi dan lainnya sehingga semua bisa dilakukan dalam satu platform.
Tampilan layout platform seon juga dibuat seperti sosial media sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat dan semangat belajar para siswa.
“Kami banyak mendapat keluhan tentang kekakuan saat pembelajaran daring berlangsung. Hal ini memotivasi kami untuk menghadirkan platform yang bukan hanya mudah tapi menyenangkan saat digunakan,” terang Ibra.
Untuk dapat mengakses platform SeOn secara gratis, pihak sekolah dapat langsung berkunjung ke website www.seonindonesia.com dan mendaftarkan sekolahnya. Customer service SeOn akan menghubungi pihak sekolah untuk menjelaskan prosesnya lebih lanjut.
Kebijakan pemerintah untuk yang menghentikan sementara kegiatan belajar di sekolah karena pandemi Covid-19 yang belum usai mengakibatkan proses pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring atau jarak jauh.
Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental pada Masa Pandemi untuk Mahasiswa
Penggunaan platform untuk menunjang kegiatan belajar antara siswa dan guru, menjadi kebutuhan pihak sekolah agar proses pendidikan bisa tetap berlangsung.
Seon Indonesia sebuah startup edutech di Bandung berusaha menghadirkan suasana sekolah yang mudah dan menyenangkan dengan pemanfaatan teknologi yang diberi nama SeOn. Sebuah nama yang di ambil dari akronim Sekolahan Online.
“Misi kami adalah ingin berkontribusi dengan membantu para stake holder sekolah mencapai tujuan Pendidikan,”
tegas Ibra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya
-
Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026