Suara.com - CES 2021 yang berlangsung mulai 11 Januari merupakan ajang bagi para raksasa teknologi untuk mengumumkan produk teranyar mereka. Salah satu raksasa teknologi China, Hisense, ikut ambil bagian dan memungkapkan TriChroma Laser TV.
Itu adalah teknologi layar TV terbaru yang dikembangkan Hisense untuk menghasilkan tampilan layar lebih baik lagi.
Sebagai pembicara, Dr. Liu Xianrong, kepala ilmuwan dari Hisense Laser Display menjelaskan bahwa teknologinya mengemas dan mengendalikan laser terpisah untuk mendapatkan warna yang lebih murni.
Mereka mengklaim teknologi ini menghasilkan peningkatan 128 persen pada warna RGB asli.
TriChroma juga mencapai peningkatan kecerahan 20 persen pada tingkat piksel dengan kecerahan gambar 430 nit, melebihi TV biasa.
Dengan teknologi laser TriChroma, lini produk TV baru yang mencapai 75 inci hingga 100 inci akan menghilangkan pencahayaan sekitar.
Dilansir dari Gizmochina, Dr. Liu Xianrong mencelaskan bahwa TriChroma Laser TV bisa menawarkan sensasi "bioskop kelas atas".
Cakupan color gamut mencapai 151 persen dari standar warna film DCI-P3.
Itu hampir 50 persen melebihi standar bioskop kelas atas. Hisense berjanji untuk merilis lebih banyak model Laser TV di tahun 2021.
Baca Juga: Apa Itu TV Analog?
Pimpinan ilmuwan dari teknologi display Hisense juga menjelaskan mengenai tiga teknologi inti di CES 2021.
Hal tersebut termasuk teknologi display, teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT), dan layanan cloud.
Masa New Normal, membuat Hisense juga turut mengembangkan produk inovatif. Mereka telah membuat layar sentuh cukup besar untuk mendukung pendidikan di rumah.
Terdapat juga layar kebugaran yang dilengkapi aplikasi kursus fitness dan sikronisasi data olahraga untuk gayab hidup work from home lebih sehat.
Selain mengenalkan teknologi TriChroma Laser TV, Hisense juga mengkaim bahwa mereka telah menjadi nomor satu pada pasar TV di China.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie