Suara.com - Melewati masa karantina di Singapura jelang M2 World Championship 2020, dalam video terbaru RRQ, Psycho mengungkap persiapan tim Sang Raja jelang gelaran Mobile Legends terbesar di dunia ini.
Pada video unggahan terbaru di channel Team RRQ ini, Psycho berkisah mengenai masa karantina yang dilalui oleh pihak penyelenggara M2 World Championship 2020 mendatang.
Diungkap oleh Psycho, dirinya ditempatkan dalam satu kamar dengan Xin. Karena masa pandemi, seluruh tim yang akan mengikuti M2 World Championship 2020 harus menjalani masa karantina selama 14 hari.
Diakui oleh Psycho, dirinya mulai tidak betah menjalani karantina. Hal ini karena seluruh tim dipastikan untuk tinggal di kamar hotel dan tidak diperbolehkan untuk keluar sama sekali.
Berkisah mengenai kesehariannya, menurut Psycho, berbagai layanan diberikan oleh tim penyelenggara. Mengenai persiapan, dirinya dan tim RRQ biasanya akan menunggu jadwal scrim sambil sesekali bermain Mobile Legends.
Biasanya, scrim yang dilakukan mulai dari jam 2 siang sampai jam 10 malam. Rutinitas ini terus dilakukan untuk mengasah performa tim dalam gelaran M2 World Championship 2020 nanti.
''Kalau di sini tu bener-bener nggak bisa keluar. Biasanya bangun tidur, mandi, nunggu scrim sambil main, kadang sambil nonton, scrim sekitar jam 2 sampai malam,'' ungkap Psycho dalam video tersebut.
Nantinya, Alter Ego dan RRQ Hoshi akan menjadi wakil Indonesia dalam gelaran M2 World Championship 2020 yang digelar di Singapura nantinya.
Baca Juga: Pamer Foto ke Singapura, Alter Ego Siap Tampil di M2 World Championship
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan