Suara.com - Makalah ulasan baru yang dipublikasikan dalam Journal of American Osteopathic Association, menunjukkan bahwa anjing mungkin lebih baik dalam mendeteksi virus Corona (Covid-19) daripada tes PCR saat ini.
"Anjing 'melihat' dunia secara luas dengan hidungnya, bukan matanya. Anjing mampu merasakan berbagai molekul pada konsentrasi yang sangat kecil, yaitu satu bagian dalam satu kuadriliun dibandingkan dengan satu bagian dalam satu miliar untuk manusia," kata Profesor Tommy Dickey, seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (16/2/2021).
Tes diagnostik saat ini melibatkan usap (swab) hidung invasif yang harus dikirim untuk pengujian PCR. Ini membutuhkan waktu, laboratorium yang mapan untuk pengujian, dan sistem logistik yang efisien untuk memproses banyak sampel sekaligus.
Dalam empat artikel yang ditinjau rekan sejawat, ulasan tersebut bertujuan untuk merangkum semua penelitian yang tersedia tentang keabsahan anjing penciuman terhadap Covid-19.
Anjing memiliki indra penciuman yang luar biasa tajam sehingga dapat mendeteksi senyawa organik yang mudah menguap (VOC), pada sebagian kecil dari konsentrasi yang dapat dilakukan manusia.
Dalam beberapa penelitian, hidung anjing dapat mendeteksi kanker dan penyakit lain dengan akurat, kemungkinan karena senyawa yang dilepaskan dalam cairan tubuh atau darah pasien yang terkena.
Studi pertama, yang dilakukan oleh Grandjean et al., mencakup delapan anjing pelacak yang sebelumnya dilatih untuk mendeteksi kanker dan bahan peledak.
Sebanyak 198 sampel dari ketiak pasien rumah sakit digunakan dan dicampur dengan sampel kontrol. Menariknya, anjing-anjing itu memiliki tingkat keberhasilan antara 83-100 persen dan beberapa mengidentifikasi sampel yang dianggap negatif oleh para peneliti, tetapi kemudian pasien dirawat di rumah sakit.
Studi yang tersisa bervariasi dalam metodologi, tetapi dua dari penelitian memberikan sensitivitas 94 persen dan lebih dari 95,5 persen. Sementara penelitian yang terakhir sedang berlangsung saat ini.
Baca Juga: Korsel Beri Layanan Tes Virus Corona Buat Kucing dan Anjing Bergejala
Anjing pelacak memerlukan pengujian yang lebih ekstensif dengan hasil yang bervariasi antar anjing, tetapi ini memberikan jalan yang menjanjikan untuk diagnosis Covid-19.
Penelitian masih terus menganalisis kemanjurannya dan dengan penelitian besar yang sedang berlangsung, mungkin penggunaan anjing akan dikerahkan untuk pengujian skala besar di area sibuk dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Viral Video Anjing Pakai Masker dan Helm, Aril Kebanjiran Order
-
Geger Hewan Ternak Warga Bondowoso Diserang Anjing Liar
-
Waspada! GeNose Hanya Dijual Distributor Resmi, Bukan Situs Belanja Online
-
Kucing Juga Bisa Obesitas, Begini Cara Pantau Berat Badan Hewan Peliharaan
-
Keji! Pria Ini Seret Anjing Curian Pakai Motor, Ketahuan Pemilik di Jalan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Terpopuler: 6 HP Tahan Banting buat Jangka Panjang, Samsung Galaxy S26 Bisa Dicicil Rp600 Ribu
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM