Suara.com - Asia Tenggara diketahui memiliki pasar game MOBA yang sangat besar dengan fans cukup banyak. Sebuah percakapan mengenai peserta kompetisi game yang salah paham ini sukses bikin warganet geli dan emosi.
Pengguna Facebook bernama Arief Suvi membagikan screenshot mengenai percakapan antara peserta kompetisi game.
Postingan terkait screenshot peserta game ini juga dibagikan ulang oleh akun fanspage Megamin. Masalah dimulai ketika ID peserta yang bersangkutan tidak bisa ditambahkan oleh orang lain (postingan ada di link ini).
Orang tersebut cukup yakin dengan ID-nya dan meminta peserta lain untuk copy paste langsung ke platform game.
Namun setelah beberapa kali mencoba di-add, sepertinya ID yang bersangkutan tidak ada pada game tersebut. Cukup kocak, seseorang dengan ID "r*n*i..*3%" rupanya salah paham dengan kompetisi yang dimaksud.
Kesalahpahaman terkuak setelah peserta itu mengunggah screenshot pencarian ID pada perangkat. Screenshot menampakkan tampilan game Mobile Legends. Padahal kompetisi yang ada mempertandingkan League of Legends: Wild Rift.
"Lu daftar turnamen kan? Itu Wild Rift c*k, ngapa jadi ML, astaghfirullah," balas seseorang yang nampak kesal.
Tak disangka, rupanya peserta kompetisi itu malah "memaksa" dan mengajak orang itu untuk bermain Mobile Legends.
"Kan udah mau main bang, ID Mobile Legends abang apa? Jadi kok nggak main ML bang? Ngapain daftar bang, udah mau jam 7 nih," balas peserta game itu dengan bahasa memaksa.
Baca Juga: Capai 20.000 Tim Mobile Legends, GPX Cup Tournament 2021 Ramai Peminat
Postingan mengenai peserta kompetisi game yang salah paham ini viral setelah mendapatkan lebih dari 900 Like dan dibagikan 2.300 kali.
"The real buta map anj*r..wkwkw," komentar Ghanii Kun.
"Tahan emosi mu, hentikan chat mu dan selesaikan dengan share lock," canda Yoko Ortega.
"Ketika otak dipakai 169 persen jadinya ya gini," balas Arif Maulana Sidiq.
Itulah tadi percakapan salah paham peserta kompetisi game yang mengira Wild Rift adalah Mobile Legends, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali