Suara.com - Microsoft meluncurkan dua versi baru Office versi Office 2021 konsumen dan Office LTSC untuk pelanggan komersial. Keduanya akan tersedia akhir tahun ini untuk Windows dan macOS.
Mirip dengan rilis Office 2019 sebelumnya, Office 2021 dirancang untuk mereka yang tidak ingin berlangganan varian Microsoft 365 yang didukung cloud.
Microsoft belum sepenuhnya merinci semua fitur dan perubahan di Office 2021, tetapi varian Office LTSC (Long-Term Servicing Channel) akan menyertakan hal-hal seperti dukungan mode gelap, peningkatan aksesibilitas, dan fitur seperti Dynamic Arrays dan XLOOKUP di Excel.
Sebagaimana melansir laman The Verge, Minggu (21/2/2021), Office 2021 akan menyertakan fitur serupa. Jangan berharap ada perubahan UI yang besar juga di sini.
Mode gelap adalah perubahan yang jelas secara visual, tetapi Microsoft akan tetap memfokuskan sebagian besar antarmuka dan fitur yang didukung cloud pada versi Microsoft 365 Office terlebih dahulu.
Office LTSC adalah pengakuan yang jelas dari Microsoft bahwa tidak semua pelanggan bisnisnya siap untuk beralih ke cloud.
“Ini hanya masalah mencoba bertemu pelanggan di mana pun mereka berada. Kami pasti memiliki banyak pelanggan yang telah beralih ke cloud selama 10 bulan terakhir, itu benar-benar terjadi secara massal,” jelas Jared Spataro, kepala Microsoft 365.
Pada saat yang sama, dia menambahkan, pihaknya pasti memiliki pelanggan yang memiliki skenario tertentu di mana mereka merasa tidak dapat pindah ke cloud.
Skenario spesifik tersebut mencakup industri yang diatur di mana proses dan aplikasi tidak dapat berubah setiap bulan, atau pabrik yang mengandalkan Office dan menginginkan rilis waktu terkunci.
Baca Juga: Update, Mode Gelap Microsoft Word Akan Lebih Sempurna
Microsoft juga berkomitmen pada versi Office lainnya untuk masa depan, tetapi itu mengubah harga dan bagaimana versi baru ini akan didukung.
Office LTSC sekarang hanya akan didukung selama lima tahun, bukan tujuh tahun yang biasanya disediakan Microsoft untuk Office.
Harga untuk Office Professional Plus, Office Standard, dan aplikasi individual juga meningkat 10 persen untuk pelanggan komersial, dengan harga konsumen Office 2021 dan bisnis kecil tetap sama.
Waktu dukungan Office LTSC selaras lebih dekat dengan bagaimana Windows didukung, dan sebagai hasilnya Microsoft juga menyelaraskan jadwal rilisnya untuk Office dan Windows.
Kedua versi Office LTSC dan Windows 10 LTSC berikutnya akan dirilis pada paruh kedua tahun 2021.
"Waktu keduanya akan sangat dekat, meskipun kami belum memiliki detail untuk rilis Windows. Idenya adalah untuk mendekatkan mereka sehingga perusahaan dapat menerapkan dan mengelolanya pada jenis irama yang serupa," kata Spataro.
Microsoft sekarang berencana untuk merilis pratinjau Office LTSC pada April, dengan rilis penuh akhir tahun ini.
Varian konsumen Office 2021 tidak akan tersedia dalam pratinjau. Kedua varian Office baru juga akan dikirimkan dengan OneNote dan menyertakan versi 32-bit dan 64-bit.
Berita Terkait
-
Kembangkan Chatbot 3D, Microsoft Mau Hidupkan Orang Meninggal
-
Waduh! Source Code Microsoft Dibobol Hacker SolarWinds
-
Stok Langka, Microsoft Genjot Produksi Xbox Series X/S
-
Saingi Google dan Microsoft, Zoom Siap Luncurkan Layanan Email dan Kalender
-
Laris Manis, Microsoft Flight Simulator Tembus 2 Juta Pemain
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar