Suara.com - Perusahaan penyedia layanan penyimpanan cloud, pCloud, baru saja menerbitkan riset mengenai aplikasi yang paling banyak menggunakan dan membagikan data pengguna.
Hasilnya, Instagram, Facebook, dan LinkedIn menjadi tiga teratas aplikasi populer paling banyak mengintip data pengguna dan menggunakannya untuk layanan iklan.
Studi ini dilakukan menggunakan fitur label privasi baru Apple yang ditampilkan di App Store.
Label ini mengkategorikan semua informasi yang dapat dikumpulkan oleh aplikasi ke dalam 14 kategori.
Instagram masuk peringkat teratas dengan persentase pengambilan data 79 persen.
Instagram diketahui merekam beberapa data seperti riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, riwayat pencarian dalam aplikasi, riwayat browsing, identitas, pemakaian data seluler, hingga informasi keuangan.
"Pantas saja ada begitu banyak konten yang dipromosikan di feed anda," tulis pCloud dalam blog resminya, Selasa (9/3/2021).
"Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, dikhawatirkan Instagram menjadi aplikasi untuk berbagi data pengguna yang tidak diketahui dalam jumlah besar," tambahnya.
Sementara Facebook diketahui mengambil data pengguna dengan persentase 57 persen yang mencakup riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, informasi keuangan, hingga data lainnya.
Baca Juga: Pengunjung Diduga Buang Sampah ke Mulut Kuda Nil, Warganet: Ngga Ada Akhlak
Kemudian media sosial LinkedIn masuk peringkat ketiga dengan persentase 50 persen yang meliputi riwayat pembelian, lokasi, kontak pengguna di perangkat, riwayat pencarian dalam aplikasi, identitas, hingga pemakaian data seluler.
Selain itu, pCloud juga menyatakan, Facebook dan Instagram menjadi aplikasi yang paling banyak menggunakan data untuk memasarkan produk mereka sendiri.
Ini termasuk beberapa hal seperti penayangan iklan Facebook atau Instagram di platform lain, promosi dalam aplikasi untuk keuntungan mereka sendiri, hingga pihak ketiga yang membayar iklan yang ditayangkan.
Kedua media sosial ini sama-sama memiliki persentase hingga 86 persen.
Di sisi lain, pCloud juga menerbitkan daftar aplikasi paling aman digunakan. Artinya, aplikasi ini paling sedikit atau tidak sama sekali menggunakan data pengguna.
Berikut daftar aplikasi yang paling aman atau sedikit menggunakan data pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan