Suara.com - Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 7 pekan keempat semakin memanas dengan pertemuan sang pemuncak klasemen, Alter Ego dengan dua tim yang berada di zona atas klasemen, yaitu Onic Esports yang berada di posisi kedua, dan EVOS Legends yang ada pada peringkat ketiga.
Laga hari kedua pekan keempat MPL Season 7, Sabtu (20/3/2021), akan mempertemukan Geek Fam dengan Bigetron Alpha pada match pertama. Pertemuan tersebut akan menjadi pertarungan panas bagi kedua tim yang saat ini berada di zona tengah klaseman.
Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan dua tim yang berada di zona bawah klasemen, yaitu Aura Fire dan RRQ Hoshi. Sang juara bertahan RRQ Hoshi sedang mengalami masa sulit setelah kekalahan beruntun pekan lalu, yang membuatnya tersungkur di peringkat ke-7. Sementara, Aura Fire hingga saat ini belum meraih kemenangan, dan harus puas menetap di posisi ke-8.
Pertandingan terakhir pada hari kedua akan mempertemukan sang pemuncak klasemen Alter Ego dengan EVOS Legends, yang semakin percaya diri setelah kemenangan sapu bersih atas Onic Esports dan RRQ Hoshi pekan lalu.
Sementara, Alter Ego hingga saat ini memiliki catatan bersih kemenangan dengan match rate 100 persen. Laga tersebut semakin sengit karena akan mempertemukan dua jungler yang disebut bocah ajaib, yaitu Celiboy dan Ferxiic.
Hari ketiga pekan keempat MPL Season 7, Minggu (21/3/2021), Genflix Aerowolf akan bertemu dengan EVOS Legends. Kedua tim ini sedang dalam performa terbaiknya setelah menang pekan lalu.
Selanjutnya, laga penutup pekan keempat akan mempertemukan dua tim papan atas klasemen Alter Ego vs Onic Esports. Apakah Alter Ego mampu mempertahankan gelar sang pemuncak klasemen? Atau apakah posisi puncak klasemen akan digantikan oleh Onic Esports?
Berikut jadwal MPL Season 7 pekan keempat di hari kedua:
- Sabtu, 20 Maret 2021
Geek Fam vs Bigetron Alpha 11.30 WIB
Aura Fire vs RRQ Hoshi 14.30 WIB
EVOS Legends vs Alter Ego 17.00 WIB - Minggu, 21 Maret 2021
Genflix Aerowolf vs EVOS Legends 14.30 WIB
Alter Ego vs Onic Esports 17.00 WIB. [Antara]
Baca Juga: RRQ Hoshi Sebut Bigetron Alpha Kelinci Percobaan, Ternyata Ini Awal Mulanya
Berita Terkait
-
MPL S16 Mobile Legends Mulai Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Roster dan Link Nonton
-
Hasil MSC Esports World Cup (EWC) 2025, RRQ Hoshi Comback Lolos ke Playoff!
-
SRG Innocent Jadi Mimpi Buruk, RRQ Hoshi Tersingkir di M6 Mobile Legends
-
LIVE REPORT: RRQ vs Vamos Knockout Stage M6 Mobile Legends
-
LIVE REPORT: RRQ vs TWIS, Perebutan Tiket Playoff M6 Mobile Legends
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You
-
6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga
-
Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia