Suara.com - Sony resmi mengumumkan game populer Genshin Impact akan tersedia di konsol PlayStation 5 atau PS5. Perusahaan menjanjikan permainan akan hadir dengan beberapa peningkatan.
"Genshin Impact akan hadir di PlayStation 5 dengan peningkatan visual, loading cepat, dan dukungan controller DualSense," kata PlayStation dalam akun Twitternya, Kamis (1/4/2021).
Sayangnya, Sony tidak mengumumkan kapan tanggal pasti Genshin Impact akan hadir di PS5. Mereka hanya memastikan kehadiran game di konsol tersebut.
Dikutip dari Engadget, Genshin Impact sebenarnya sudah hadir di beberapa konsol lain seperti mobile, PC, hingga PS4 pada September lalu.
Genshin Impact versi baru yang akan hadir di PS5 diyakini tidak akan jauh berbeda dari game yang sudah muncul di konsol sebelumnya.
Genshin Impact sendiri merupakan game asal China yang cukup sukses. Hanya dalam waktu enam bulan, Genshin Impact berhasil meraup pendapatan lebih dari 1 miliar dolar AS atau Rp 14,4 triliun.
Sejak dirilis pada 28 September 2020, Genshin Impact sukses mendapatkan 874 juta dolar AS atau Rp 12,6 triliun, dari laman belanja aplikasi App Store maupun Google Play Store.
Kemudian hingga Maret 2021, Genshin Impact telah mengumpulkan pendapatan lebih dari 148 juta dolar AS atau Rp 2,1 triliun.
Menurut laporan firma riset aplikasi mobile Sensor Tower, pengeluaran pemain rata-rata tercatat sekitar 160 juta dolar AS atau Rp 2,3 triliun per bulan sejak Desember 2020.
Baca Juga: Kurang dari 6 Bulan, Genshin Impact Catatkan Keuntungan Rp 14,4 Trililun
Game ini paling banyak meraih keuntungan dari player asal China dengan menghasilkan 302 juta dolar AS atau 29,5 persen dari pengeluaran pemain global.
Di bawah China ada Jepang dengan mengumpulkan 278,3 juta dolar AS atau 27,2 persen.
Sedangkan peringkat ketiga berasal dari Amerika Serikat yang memperoleh keuntungan sekitar 189 juta dolar AS atau 18,5 persen dari total.
Dibanding game lainnya, Genshin Impact adalah game tercepat yang mencapai pencapaian 1 miliar dolar AS hanya dalam waktu kurang dari enam bulan.
Game ini lebih cepat daripada Pokémon GO dari Niantic, yang membutuhkan waktu sembilan bulan atau Lineage Mobile dari NCSoft, yang membutuhkan waktu sepuluh bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan