Suara.com - Para astronom telah lama melihat pola aneh berbentuk seperti laba-laba di Mars dan sekarang akhirnya menjelaskan misteri tersebut setelah dua dekade.
Pola-pola tersebut terlihat dalam citra satelit di kutub selatan Mars.
Pola itu berbentuk seperti percabangan berwarna hitam di permukaan Planet Merah dan terlihat cukup menyeramkan, sehingga peneliti menjulukinya "araneiforms", berarti "seperti laba-laba".
Berukuran hingga 1 kilometer, bentuk laba-laba tersebut tidak menyerupai apa pun di Bumi.
Namun, dalam studi baru yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, para ilmuwan berhasil menciptakan kembali laba-laba versi menyusut di laboratorium.
Dilansir dari Space.com, Kamis (8/4/2021), laba-laba itu diciptakan menggunakan lempengan es karbon dioksida dan mesin yang mensimulasikan atmosfer Mars.
Ketika es melakukan kontak dengan lapisan sedimen mirip Mars yang jauh lebih hangat, sebagian es langsung berubah dari padat menjadi gas, sehingga membentuk retakan mirip laba-laba di mana gas yang keluar mendorong melalui es.
"Eksperimen menunjukkan secara langsung bahwa pola laba-laba yang kami amati di Mars dari orbit, dapat diukir dengan konversi langsung es karbon dioksida dari padat menjadi gas," kata Lauren McKeown, ilmuwan planet di Open University, Inggris.
Menurut NASA, atmosfer Mars mengandung lebih dari 95 persen karbon dioksida dan banyak es serta embun beku terbentuk di sekitar kutub planet pada musim dingin yang juga terbuat dari karbon dioksida.
Baca Juga: Keren! Begini Penampakan Pelangi di Mars
Dalam penelitian 2003, para peneliti berhipotesis bahwa pola laba-laba di Mars dapat terbentuk di musim semi, ketika sinar Matahari menembus lapisan es karbon dioksida dan memanaskan tanah di bawahnya.
Pemanasan itu menyebabkan es menyublim dari dasarnya, membangun tekanan di bawah es hingga akhirnya retak.
Hingga saat itu, para ilmuwan tidak memiliki cara untuk menguji hipotesis tersebut di Bumi.
Namun, dalam penelitian baru ini, para ahli membuat permukaan kecil Mars di laboratorium menggunakan perangkat yang disebut Open University Mars Simulation Chamber.
Eksperimen membuktikan bahwa hipotesis sublimasi laba-laba memang valid.
Menurut para peneliti, pola kaki laba-laba bercabang lebih banyak muncul ketika penggunaan butiran sedimen dalam eksperimen lebih halus.
Berita Terkait
-
Pertama Kalinya, Sinar-X Terdeteksi Keluar dari Uranus
-
Ada Pink Moon! Masuk April 2021, Ini 5 Fenomena Langit Menarik
-
Astronom Temukan Tempat Teraman Tinggal di Bimasakti
-
Terungkap, CIA Pernah Mencoba Berkomunikasi dengan Alien Mars
-
Gemas! Spesies Baru Laba-laba Bernama Nemo, Diambil dari Karakter Kartun
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc
-
2 Tablet Oppo Terbaru Segera Rilis, Fitur Mewah dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
RedMagic 11s Pro Lolos Sertifikasi, Calon HP Gaming Gahar dengan Chipset Kencang
-
5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian
-
Link dan Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Begini Langkah Pendaftaran Online
-
Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug
-
HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah