Suara.com - Sejumlah pengguna iPhone dilaporkan terkenal ban atau diblokir oleh Pokemon Go. Padahal, mereka tidak melakukan pelanggaran seperti menggunakan cheat dalam game.
Diwartakan Nintendolife, Selasa (13/4/2021), ribuan gamers Pokemon GO ini diketahui menerima ban yang dikenal 'First Strike'. Beberapa pemain percaya bahwa itu terjadi karena semacam bug yang mengganggu sistem deteksi cheat Niantic, pengembang game Pokemon Go.
Salah satu pengguna Pokemon Go yang kena banned ini menceritakan pengalamannya di forum Reddit. Akunnya sudah di-banned sekitar satu minggu lamanya.
Kemudian, ia mencoba menghubungi Niantic untuk mempertanyakan alasan kenapa akunnya di-banned. Memang akun gamenya sempat kembali bisa dimainkan, namun Niantic kembali mem-banned akun tersebut.
Beberapa pemain lainnya juga merasakan hal serupa. Tak ayal, banyak gamers yang menghujat Pokemon Go sebagai game tidak berguna.
Hal yang sama dirasakan pengguna Twitter @WhyIdeGamer. Ia mempertanyakan alasan kenapa akunnya di-banned lewat mention langsung ke Niantic. Untungnya, akun dia akhirnya berhasil dikembalikan.
First Strike Ban umumnya biasa dikeluarkan untuk gamers atau pemain Pokemon Go yang bermain curang atau cheat. Kebanyakan mereka menggunakan aplikasi pihak ketiga yang telah dimodifikasi.
Berita Terkait
-
Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman
-
5 HP OPPO yang Mirip iPhone, Desain Premium Mulai Rp2 Jutaan
-
5 HP Android Terbaru Mirip iPhone 16, Kamera dan Performa Gahar
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan
-
4 Rekomendasi Lip Oil untuk Melembapkan Bibir Kering Sekaligus Memberi Warna
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung