Dilansir dari Smithsonian Mag, Rabu (14/4/2021), setelahnya Every melarikan diri ke Bahama, di mana kapalnya dijual atau dihancurkan.
Pemerintah Mughal tidak menganggap enteng perampokan tersebut, sehingga membalasnya dengan menutup banyak pos perdagangan Perusahaan Hindia Timur Inggris di India.
Tak hanya itu, William III juga memberikan hadiah yang cukup besar kepada siapa saja yang dapat menangkap Every dan kaki tangannya.
Pada akhirnya, banyak kru Every yang ditangkap, digantung atau dibuang.
Sejarawan hanya memiliki bukti bahwa pejabat saat itu berhasil menangkap enam awak Every di dekat pantai Irlandia pada 1696, tetapi kaptennya sendiri tidak dapat ditemukan.
Namun sekarang, penelitian Bailey dapat memberikan bukti bahwa bajak laut terkenal pernah menginjakkan kaki di Amerika Utara, di mana ia berpura-pura menjadi pedagang budak pada tahun 1690-an dengan menangkap tawanan kulit hitam.
Catatan juga menunjukkan bahwa Every dan krunya memperoleh kapal baru, Sea Flower, yang berlabuh di Newport, Rhode Island, dengan sekitar 48 orang yang diperbudak pada 1696.
Bailey menambahkan bahwa bagian paling berharga dari penjelajahan adalah menemukan barang-barang yang menarik dan kisah di baliknya, bukan mengambil untung dari penemuan tersebut.
Baca Juga: Fakta Baru, Koin Kuno Banyuwangi Dari Dinasti Sung Dipakai Zaman Majapahit
Berita Terkait
-
Peneliti Ungkap Temuan Koin Kuno di Bondowoso Dijadikan Pelengkap Ritual
-
Jumlah Pengunjung Wisata Bajak Laut 2 Menurun di Masa Liburan
-
Koin China dari Abad Pertengahan Ditemukan di Inggris
-
Sejarah Pasang Surut Bajak Laut Barbary dan Perbudakan Orang Kulit Putih
-
Lagi Asyik Bakar Sampah, Pria Ini Kaget Temukan Puluhan Koin Kuno VOC
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga