Suara.com - Oppo dikabarkan sedang mempersiapkan smartwatch terbaru sebagai penerus generasi sebelumnya. Perangkat yang mempunyai identitas sebagai Oppo Watch 2 ini diprediksi akan ditenagai chipset Snapdragon Wear 4100.
Jika masih ingat, Oppo telah mengenalkan smartwatch pertama mereka bernama Oppo Watch pada Agustus tahun lalu.
Perangkat tersebut memiliki desain yang secara sekilas mirip Apple Watch, namun berbeda di bagian jeroannya. Di luar China, Oppo Watch menjalankan Wear OS dan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon Wear 3100.
Bocoran terkait fitur dan spesifikasi generasi penerus Oppo Watch datang melalui file firmware-nya. Laporan terbaru mengklaim bahwa OPPO Watch 2 akan dilengkapi dengan Snapdragon Wear 4100 , yang disebut sebagai "msm8937_32go" dalam file build property.
Jam tangan edisi global kemungkinan akan berjalan di Wear OS, tetapi varian versi China nampaknya menggunakan OS berbasis Android 8.1.
Dilansir dari XDA Developer, Snapdragon Wear 4100 debut pada Mobvoi TicWatch Pro 3. File build property milik Oppo Watch 2 dilaporkan mirip seperti Mobvoi TicWatch Pro 3 sehingga jam tangan pintar tersebut diyakini bakal ditenagai chipset anyar Qualcomm.
Oppo Watch 2 diprediksi akan mempertahankan desain persegi seperti pendahulunya. Melalui acara peluncuran Oppo Reno6 yang baru saja digelar, perusahaan memang membagikan teaser yang mengisyaratkan jam tangan pintar berbentuk persegi.
Pada acara tersebut, mereka juga mengatakan bahwa perangkat wearable baru akan menampilkan chip yang disebut Apollo4 (dikembangkan bersama dengan Ambiq).
Leaker dengan identitas Mlgmxyysd mengklaim bahwa chipset ini akan digunakan bersama dengan Snapdragon Wear 4100 agar perangkat menjalankan RTOS daya rendah di samping OS utama.
Baca Juga: Poco F3 GT Segera Meluncur, Fokus ke Game
Jika benar, ini dapat meningkatkan masa pakai baterai saat jam tangan tidak digunakan secara aktif atau saat menjalankan tugas yang lebih sesuai untuk prosesor.
Mereka juga mengklaim bahwa jam tangan pintar tersebut akan mendukung konektivitas LTE melalui dukungan eSIM bawaan. Oppo Watch (model 41 mm) sendiri memiliki baterai 300 mAh di mana dapat menyala selama 24 jam pada mode Smart atau 14 hari pada mode Power Saver.
Model 46 mm mempunyai baterai 430 mAh yang menyediakan penggunaan 36 jam pada mode Smart atau 21 hari pada mode Power Saver. Jika bocoran di atas benar, bukan tidak mungkin bahwa masa pakai baterai dari Oppo Watch 2 akan semakin lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda