Suara.com - Pembaruan Microsoft Edge versi baru dilaporkan memaksa pengguna menjadikan Bing sebagai mesin pencari bawaan atau search engine default.
Pengguna akan terus ditampilkan layar pop-up untuk menggunakan Bing.
Mengutip Ubergizmo, Senin (31/5/2021), Microsoft Edge sebelumnya membebaskan pengguna untuk menggunakan search engine lain seperti Google atau Yahoo.
Namun, pembaruan terbaru memaksa pengguna mengalihkannya kembali menggunakan Bing.
Layar pop-up tersebut akan menampilkan "recommended browser settings”" untuk mengajak pengguna mengatur ulang browser Microsoft Edge.
Meski pengguna tidak mengikuti perintah tersebut, namun layar pop up ini terus menerus tampil.
Beberapa pengguna meyakini bahwa layar pop up ini merupakan sebuah bug.
Sebab apabila dilakukan dengan sengaja, perintah ini akan mengecewakan pengguna untuk menerima perubahan yang tidak diinginkan.
Akan tetapi, pengguna bisa mengubahnya dengan thread yang ditampilkan di Forum Reddit. Mereka bisa menonaktifkan permintaan Bing tersebut melalui flags.
Baca Juga: Microsoft Bakal Hapus Aplikasi Internet Explorer
Meskipun itu bukan solusi resmi, namun itu bisa jadi pilihan apabila banyak pengguna yang menggunakan Microsoft Edge sekaligus tidak senang dengan layar pop-up yang mengganggu.
Selain itu, pengguna juga disarankan untuk terus menggunakan solusi ini hingga Microsoft mengeluarkan update software terbaru untuk memperbaiki bug tersebut.
Berita Terkait
-
Pengguna Microsoft Edge Legacy, Ucapkan Selamat Tinggal WhatsApp Web
-
Cara Menonaktifkan Pemutaran Video Otomatis Berdasarkan Jenis Browser
-
Optimasi Mesin Pencari, Promosi Online Berkala dan Berskala
-
Dari Naik MRT sampai Cara Top Up, Ini 5 Pencarian Paling Populer di Google
-
Sedang Pidato, CEO Baidu Tiba-Tiba Diguyur Air Pria Tak Dikenal
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan