Suara.com - Kisruh Infinix dan Xiaomi terkait perbandingan ponsel mendapat perhatian publik.
Namun, upaya Xiaomi untuk membawa ke ranah hukum karena iklan yang menyesatkan dinilai tidak perlu dilakukan.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu Tech Reviewer Indonesia Hairuddin Ali.
Menurutnya, strategi brand dalam menampilkan spesifikasi keunggulan masing-masing ponsel sah saja, asal dilakukan secara adil.
"Terkait perbandingan spesifikasi dalam materi sebuah promosi, sebenernya sah-sah saja. Sepanjang, perbandingan tersebut disajikan secara fair sesuai dengan kategori atau segmen pasar yang dijangkau produk tersebut," kata Hairuddin saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).
Akan tetapi, Hairuddin menyebut sebuah brand mestinya lebih mengiklankan ke fitur unggulan dari produknya, alih-alih membandingkan dengan produk lain.
"Namun, untuk menjaga agak tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasusnya Infinix tersebut, memang sebaiknya iklan produk lebih dititikberatkan pada key feature masing-masing produk tanpa harus membanding-bandingkannya dengan produk lain," paparnya.
Terkait upaya Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse dalam mengoreksi langsung iklan tersebut, Hairuddin menyebut caranya tidak terlalu tepat.
Sebab, jika memang keberatan, seharusnya disampaikan lewat akun media sosial milik Xiaomi, ketimbang menggunakan akun media media sosial pribadi Alvin.
Baca Juga: Bos Xiaomi Sebut Perbandingan Infinix Hot 10S vs Redmi 9T Menyesatkan
"Sebenarnya, tidak ada salahnya juga pihak Xiaomi untuk melayangkan keberatan terkait data spek yg dinilai "salah" dalam penyajian. Namun, sangat disayangkan seorang Alvin justru yg malah melakukan "koreksi tersebut" bahkan dengan menggunakan akun medsos pribadinya," jelas Hairuddin.
"Seharusnya, cukup dengan menginformasikan ke pihak Infinix terkait "kesalahan" pencantuman data spek tersebut melalui akun media sosial xiaomi atau via jalur pribadi (japri), bukan membalasnya di bagian komentar postingan tersebut," tambahnya.
Perihal rencana Xiaomi ingin membawa ke ranah hukum, Hairuddin menyebut, itu sebaiknya tidak diperlukan.
Ia menyarankan agar kedua brand menyelesaikannya secara kekeluargaan.
"Menurut saya hal tersebut tidak perlu dilakukan, dan sebaiknya dilakukan mediasi secara kekeluargaan terlebih dulu," pungkas Hairuddin saat ditanya rencana Xiaomi.
Sebagai informasi, kisruh ini merujuk pada iklan Infinix yang membandingkan ponsel Infinix Hot 10S miliknya dengan ponsel yang diduga milik Xiaomi, Redmi 9T.
Berita Terkait
-
Xiaomi Kini Punya 395 Layanan Servis di Indonesia
-
Xiaomi Pamerkan HyperCharge, Isi Daya Ponsel Hanya 8 Menit hingga Penuh
-
Saingi Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo Siapkan Ponsel Lipat
-
Pemerintah AS Telah Hapus Xiaomi dari Daftar Hitam
-
Internet 5G Telkomsel Tersedia, Ini Daftar Ponsel 5G Xiaomi di Indonesia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL