Suara.com - Sejumlah pemain game mengeluh tak bisa memainkan Call of Duty dan PUBG pada komputer yang sudah menggunakan sistem operasi terbaru Windows 11 dari Microsoft.
Seperti diwartakan sebelumnya, Microsoft meluncurkan Windows 11 baru-baru ini. Meski belum benar-benar disebar luas, tetapi mereka yang ingin mencoba lebih awal sistem itu bisa bergabung dengan program Windows Insider.
Sayangnya, demikian IGN, Selasa (6/7/2021), beberapa pemain mengklaim bahwa mereka tidak bisa memainkan game yang menggunakan software anti-cheat BattlEye setelah komputer mereka diotaki Windows 11.
Setelah ditelusuri, software tersebut ternyata gagal mengenali sistem operasi Windows 11 dan menandainya sebagai cheat. Akan tetapi, masalah tersebut dinyatakan sudah selesai. PUBG telah mengumumkan di forum Reddit bahwa keluhan sudah diperbaiki.
Windows 11 belum dirilis resmi oleh Microsoft. Jika gamers masih ragu-ragu, alangkah baiknya mereka menunggu versi resmi sebelum melakukan pembaruan ke Windows 11.
Bila tetap mau mencicipi Windows 11, pengguna bisa mengikuti program Windows Insider yang disediakan Microsoft. Sesuai laporan PC Gamer, mereka terlebih dulu masuk dengan akun Microsoft lalu mendaftarkannya di Settings>Windows Insider Program.
Setelahnya, perangkat akan diperiksa terlebih dulu apakah sudah mendukung persyaratan untuk diperbarui ke Windows 11. Mereka bisa memeriksa di aplikasi bernama PC Health Check yang juga disediakan Microsoft.
Jika sudah, pengguna hanya perlu mengikuti langkah yang disediakan lewat Windows Update Settings. Mereka bisa langsung mengunduh dan memperbarui Windows 11 secara gratis.
Baca Juga: Jadwal Turnamen CODM Major Series Season 5 di Fase Kualifikasi
Berita Terkait
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
ASUS ExpertCenter D700 Mini Tower, Solusi Andal untuk Operasional Bisnis Modern
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar