Suara.com - Twitter baru saja memperkenalkan fitur baru yang bisa digunakan untuk mengubah opsi tentang siapa saja yang boleh membalas cuitan lawas kamu di media sosial tersebut.
Seperti diwartakan Engadget, Rabu (14/7/2021), fitur baru Twitter itu bernama "change who can replay" - jika diterjemahkan bebas kira-kira berarti "Ubah siapa yang boleh membalas".
Dengan fitur baru ini, pengguna Twitter bisa mengatur siapa saja yang bisa menuliskan balasan pada cuitannya - baik itu tweet baru maupun tweet yang telah lama diunggah.
Twitter berharap fitur atau opsi baru ini bisa membuat pengguna lebih nyaman berinteraksi di dalam platform media sosialnya. Fitur ini bisa membuat kolo reply di Twitter bersih dari komentar jahat atau spam yang mengganggu.
Cara menggunakannya cukup mudah. Pertama, pengguna hanya perlu mengklik cuitannya. Setelah itu, pilih tiga titik di sisi kiri, nanti akan muncul beberapa opsi. Pilih: change who can reply. Setelah itu akan muncul lagi tiga opsi: everyone, people you follow, dan only people you mentioned.
Jika memilih everyone, semua orang di Twitter bisa membalas cuitan kamu. Memilih opsi kedua artinya hanya mereka yang kamu follow saja yang bisa membalas. Opsi ketiga memberi kesempatan membalas hanya kepada mereka yang akunnya kamu sebut dalam cuitan.
Fitur baru Twitter ini sebenarnya perluasan dari fitur serupa yang diluncurkan sebelumnya. Bedanya hanya pada waktu. Jika sebelumnya kamu hanya bisa menetapkan siapa yang bisa membalas sebelum cuitan itu diunggah, kini semua cuitan lawas kamu di Twitter juga bisa dibatasi dengan fitur baru ini.
Berita Terkait
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Dari Thread ke Bioskop, Falcon Pictures Garap Film Waluh Kukus
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL