Suara.com - Zoom telah mengumumkan sebuah fitur baru yang diberi nama Focus Mode.
Fitur ini dimaksudkan untuk menjaga siswa agar tetap fokus saat belajar virtual di platform video conference tersebut.
Mengutip The Verge, Minggu (15/8/2021), Focus mode membuat peserta tidak bisa melihat video atau share screen dengan peserta lain.
Sementara host masih bisa melihat semua peserta rapat.
Sederhananya, jika guru atau host mengaktifkan fitur ini, maka layar siswa hanya menampilkan face cam milik sang guru atau miliknya sendiri.
Mereka tidak bisa melihat face cam milik peserta lainnya.
Layar siswa hanya bisa melihat nama para peserta yang mengikuti rapat, tanpa melihat wajah mereka.
Siswa juga masih bisa melihat reaksi emoji yang ditampilkan para peserta.
Sebaliknya, guru bisa melihat face cam miliknya maupun semua peserta yang mengaktifkan webcam saat meeting virtual.
Baca Juga: Cara Mengganti Background Zoom di HP Semua Merk, Samsung, Xiaomi, Oppo dan Vivo
Focus mode ini bisa dimanfaatkan ketika guru sedang menyajikan materi saat belajar virtual.
Kemudian, fitur ini bisa dimatikan apabila sudah memasuki sesi diskusi.
Saat diuji coba The Verge, Focus mode bisa diaktifkan untuk akun gratis atau tidak berlangganan aplikasi.
Dengan demikian, Focus mode dibuat sebagai solusi agar siswa bisa fokus dan tidak mengganggu peserta lain selama kelas berlangsung.
Fitur ini juga dinilai berguna untuk non pelajar seperti karyawan perusahaan.
Berita Terkait
-
Gugatan Privasi, Zoom Sepakat Bayar Rp 1,2 Triliun
-
Perhatikan 4 Hal Ini saat Meeting Online, Hindari Nasi Padang
-
Menggemaskan! Cara Jadi Kartun saat Panggilan Zoom
-
Pengguna Kini Bisa Bermain Game di Zoom saat Meeting Virtual
-
Viral Bocah Meeting Zoom Pakai Background Banteng Moncong Putih, Netizen: PDIP Garis Keras
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan