Suara.com - Para ilmuwan memperingatkan Badia Ida yang sedang menuju Louisiana, akan menjadi salah satu badai terburuk dalam 170 tahun yang melanda Amerika Serikat.
Puluhan ribu warga Amerika Serikat telah pergi dari negara bagian sebagai antisipasi karena daerah yang sama dirusak oleh Badai Katrina pada 16 tahun lalu.
Gubernur setempat, John Bel Edwards, mengatakan badai itu bisa lebih mematikan daripada Katrina, yang menewaskan lebih dari 1.800 orang pada 2005.
"Anda harus bersiap sebaik mungkin karena cuaca akan mulai memburuk dengan sangat cepat besok," kata Bel Edwards selama konferensi pers pada Sabtu (28/8/2021).
National Hurricane Centre (NHC) telah mengklasifikasikan kategori 4 Badai Ida sebagai badai yang sangat berbahaya.
NHC mengatakan badai berpotensi menimbulkan bencana dan curah hujan sehingga menyebabkan banjir dan akan berdampak pada sebagian pantai Teluk utara.
Sementara itu, di negara bagian Mississippi, keadaan darurat telah diumumkan oleh gubernur setempat.
Badai meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan. Hal ini menimbulkan ketakutan warga yang langsung segera dievakuasi dan banyak toko ditutup.
Bel Edwards menambahkan bahwa Louisiana tidak berencana untuk mengevakuasi rumah sakit yang dipenuhi oleh pasien Covid-19.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Mengaku Diselamatkan Dokter dan Olahraga, Netizen Ramai-Ramai Mengingatkan
Negara bagian ini memiliki kasus Covid-19 tertinggi ketiga per 100.000 orang di Amerika Serikat selama tujuh hari terakhir.
"Kami telah berbicara dengan rumah sakit untuk memastikan generator mereka berfungsi, memiliki lebih banyak air daripada biasanya dan APD," tambah Edwards, dikutip dari Mirror, Senin (30/8/2021).
Para pejabat memerintahkan evakuasi luas dari dataran rendah dan daerah pesisir, mengingat Badai Ida adalah badai yang kuat dan berbahaya.
Presiden Joe Biden juga telah berkoordinasi dengan utilitas listrik dan 500 pekerja tanggap darurat federal di Texas dan Louisiana untuk menanggapi badai.
Menurut Saffir-Simpson Hurricane Wind Scale, badai dengan kategori 4 memiliki kecepatan angin 130 mph hingga 156 mph.
Badai ini akan menyebabkan kerusakan besar, termasuk kerusakan rumah, pemadaman listrik, hingga pohon tumbang.
Berita Terkait
-
Azka Rela Terpapar COVID 19 demi Ayah Deddy Corbuzier, Alasannya Bikin Haru
-
Terungkap! Ini Penyebab Mars Jadi Kering Kerontang
-
Kisah Humas IDI Makassar Alami Badai Sitokin : Seperti Diiris-iris Pisau dan Sesak
-
Kenali Badai Sitokin pada Penderita Covid-19, Bagaimana Cara Menanganinya?
-
Usai Covid-19 Masih Susah Napas, Deddy Corbuzier Kesulitan Angkat Beban 10 Kg
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali