Suara.com - Sebuah laptop gaming diketahui bakal segera dirilis di bawah merek Redmi dalam waktu dekat. Kabar ini terungkap setelah perusahaan mengunggah teaser bertuliskan "Game" pada salah satu sudut poster.
Sebagai informasi, Redmi G telah memulai debutnya sebagai laptop gaming pertama dari merek tersebut pada Agustus 2020. Perusahaan saat ini nampak sedang menyiapkan penerus dari Redmi G.
Akun Weibo resmi Mi Notebook meluncurkan teaser pertama terkait Redmi G 2021. Kita dapat melihat melalui teaser mengenai adanya huruf "G" besar dan juga tulisan "Game" pada salah satu gedung di belakangnya.
Berdasarkan postingan, laptop gaming ini akan meluncur pada 22 September mendatang. Dikutip dari Gizmochina, keterangan yang tertulis pada unggahan menyebutkan bahwa misi baru Redmi adalah "memopulerkan produk kelas atas".
Laptop gaming yang akan datang diklaim menawarkan "performa tinggi yang tak terkalahkan" sehingga gamer dapat memiliki gameplay yang lebih baik.
Dilihat dari keterangan pada teaser, kita dapat berharap bahwa spesifikasi laptop gaming Redmi dapat lebih gahar dibandingkan Redmi G 2020.
Sebagai informasi, Redmi G hadir dalam tiga varian. Dua varian terendah mengusung prosesor Intel Core i5-10200H dan Intel Core i5-10300H.
Sementara itu, model tertingginya dibekali Intel Core i7-10750H. Model paling rendah mengusung kartu grafis Nvidia GTX 1650 sementara varian lebih tinggi membawa Nvidia GTX 1650 Ti.
Karena perusahaan telah mengonfirmasi bahwa laptop gaming Redmi G 2021 yang baru akan menjadi penawaran kelas atas, setidaknya salah satu varian kemungkinan dapat hadir dengan prosesor Intel Core i9.
Baca Juga: IDC Mencatat Merek PC Paling Populer di Indonesia, Ini Dia Juaranya
Varian standar Redmi G 2020 dibanderol 4.999 yuan atau Rp 11 juta. Tak menutup kemungkinan bahwa laptop gaming anyar Redmi dapat dibanderol lebih mahal dibandingkan generasi sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik